Breaking News

Hengkang dari Ducati karena Merasa "Diasingkan", Jack Miller Pilih ke KTM

Jack Miller. Foto: Istimewa/ Net

WELFARE.id-Pembalap MotoGP asal Australia Jack Miller memilih hengkang dari tim Ducati dan hijrah ke KTM. Keputusan hengkang tersebut dipicu, karena Miller merasa selama ini tak dipercaya Ducati.

Sejak bergabung dengan tim Italia itu, bersama tim satelit Pramac Racing pada 2018, Miller hanya mendapatkan kontrak selama setahun. Padahal, pembalap berusia 27 tahun itu beberapa kali naik podium.

Kurangnya kepercayaan tersebut membuat Miller dirumorkan bakal didepak oleh Ducati akhir musim nanti. Bergerak cepat sebelum ditendang, pembalap kelahiran Queensland, Australia itu memutuskan untuk menandatangani kontrak dua tahun bersama KTM mulai musim depan.

"Saya tidak akan duduk di sini dan berbohong dan mengatakan semuanya baik-baik saja. Saya mulai bosan dengan kontrak satu tahun. Saya muak dan lelah membenarkan mengapa saya harus diinginkan,” kata Miller, melansir Crash, Kamis (6/10/2022).

Pertanyaan dari media pun terkait kontrak dengan Ducati membuatnya makin baper. "Saya seakan-akan harus membenarkan diri saya di Qatar setiap tahun. Mengapa saya pantas mendapatkan pekerjaan itu, mengapa saya pantas mendapatkan posisi saya, dan dipertanyakan tidak hanya oleh media, tetapi oleh semua orang,” curhatnya.

Miller mengakui, bahwa memiliki dinamika yang bagus saat bekerja sama dengan Francesco Bagnaia sejak di Pramac Racing pada 2019. Ia juga tak menampik bahwa rekan setimnya itu sudah menjadi “rider utama” Ducati sejak musim 2021.

Namun, Miller merasa dirinya kurang mendapatkan kepercayaan dari tim Ducati karena bukan berasal dari Italia. Seperti komposisi tim Ducati musim depan di mana menduetkan Bagnaia dengan Enea Bastianini, yang sama-sama pembalap asal Italia.

"Tapi, Anda tahu, dengan dua orang Italia di tim Italia? Maksudku, aku tidak ingin banyak bicara… Saya pikir mereka tahu apa yang penting. Mereka tahu apa yang mereka inginkan! Saya pikir Anda akan kesulitan menemukan rekan setim yang santai seperti saya," jelas Miller.

Pada akhirnya, dia merasa seperti orang ‘luar’ di Ducati. "Saya orang Australia di dalam tim Italia. Saya tidak berbicara bahasa Italia sehingga saya jadi orang ‘luar’. Bahasa membuat tim lebih mudah. 

Saya sangat terbuka dan berbicara dengan tim dan saya pikir tim sangat menikmati kehadiran saya, tetapi itu tidak pernah sama, budaya kami beda,” ungkapnya.

Selama bersama Ducati musim ini, Miller sebenarnya sempat mengemas satu kemenangan di Jepang. Ia juga sudah enam kali naik podium. 

Miller pun kini menempati urutan kelima dalam klasemen sementara dengan koleksi 179 poin. Atau hanya terpaut 40 angka dari Fabio Quartararo yang ada di puncak. (tim redaksi)

#timducati
#motogp
#pembalapasalaustralia
#jackmiller
#jackmillerhengkangdariducati
#pindahkektm
#pembalapmotogp

Tidak ada komentar