Breaking News

Gunung Kilimanjaro Kebakaran

 

Lokasi kebakaran dilihat dari kamp pendakian Karanga. Foto: Istimewa 


WELFARE.id - Pihak berwenang Tanzania mengatakan pada Minggu (23/10/2022), kebakaran yang terjadi di Gunung Kilimanjaro sebagian besar sudah dapat dikendalikan setelah api membakar gunung tertinggi di Afrika itu selama lebih dari 24 jam.

Dikutip dari The Guardian kobaran api mulai terlihat pada Jumat (21/10/2022) malam, api muncul di dekat kamp pendakian Karanga yang sering digunakan para pendaki untuk mendaki puncak Kalimanjaro (4700 meter) dari sisi selatan.

“Kami telah melihat keberhasilan besar dalam mengendalikan api. Sebagian besar sudah padam di sebagian besar wilayah meskipun masih ada asap,” kata Eliamani Sedoyeka, pejabat di kementerian sumber daya alam dan pariwisata Tanzania.

Gunung Kilimanjaro, terletak di timur laut Tanzania, merupakan puncak tertinggi Afrika 5.895 meter (19.340 kaki). Belum ada laporan asal mula api terjadi. Kebakaran serupa pernah terjadi dua tahun lalu tepatnya pada bulan Oktober 2020 menghanguskan 95 km persegi kawasan hutan, saat itu api berkorbar selama seminggu.

Kebakaran mulai terlihat pada Jumat (21/10/2022) malam, api dengan cepat menyebar karena hembusan angin kencang, kata pejabat setempat. Mereka belum bisa mengatakan berapa banyak luas lahan yang terbakar.


Video kebakaran Gunung Kilimanjaro

Video yang diposting di media sosial menunjukkan api melahap pepohonan dan mengakibatkan asap tebal membentuk awan abu-abu. Tiga ratus orang, termasuk polisi, petugas pemadam kebakaran, mahasiswa dan staf dari operator tur, bahu-membahu bekerja keras memadamkan kobaran api.

Gunung Kilimanjaro terkenal keseantero dunia karena puncaknya yang ditutupi salju abadi. Hutan di sekitarnya merupakan bagian dari Taman Nasional Kilimanjaro yang terdaftar di Unesco sebagai situs warisan dunia, habitat bagi banyak spesies yang terancam punah. (Tim Redaksi)

#kilimanjaro
#kebakaran
#tanzania
#benuaafrika
#gunungtertinggiafrika

Tidak ada komentar