Breaking News

Erau Adat Pelas Benua Sukses Digelar, Wagub Kaltim : Bentuk Lestarikan Adat Budaya

Perayaan Erau Adat Pelas Benua (net) 

WELFARE.id-Setiap tahun, Wilayah Kalimantan Timur rutin menggelar Perayaan Erau Adat Pelas Benua. Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menegaskan, penyelenggaraan ini sebenarnya dilaksanakan setiap tahun, namun karena adanya pandemi COVID-19 yang melanda akhirnya ditunda, dan tahun ini setelah Covid terus melandai Pemkab Kukar kembali menggelar Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara Ing Martadipura Tahun 2022. 

"Oleh karena itu penyelenggaraan Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara Ing Martadipura Tahun 2022  bisa menjadi momentum kebangkitan pariwisata di Kutai Kartanegara khususnya dan di Provinsi Kaltim pada umumnya," ujarnya, dikutip Selasa (11/10/2022). 

Setelah seminggu pelaksabaan, akhirnya gelaran tersebut berakhir. Ini ditandai dengan upacara merebahkan tiang ayu di ruang sitinggil Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Tenggarong, Kutai Kartanegara. 

Hadi mengatakan, Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara Ing Martadipura Tahun 2022, memperlihatkan Kutai Kartanegara dan Kalimantan Timur ialah satu kesatuan yang sangat kondusif. "Provinsi Kaltim menjadi salah satu provinsi yang sangat mempu menjaga kondusifitas dalam kehidupan bermasyarakat," tukasnya. 

Diungkapkan Hadi Mulyadi, Kementerian Agama RI, juga memberikan Provinsi Kaltim tiga kali penghargaan Harmoni Award. "Penghargaan ini karena berhasil tetap menjaga kerukunan umat beragama, termasuk FKUB Provinsi Kaltim," tandasnya. 

Hadi menambahkan, atas nama Pemerintah dan masyarakat Kaltim, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya. Kepada Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura bersama Pemkab Kutai Kartanegara yang telah menyelenggarakan kembali Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara Ing Martadipura Tahun 2022. 

Serta penyelenggarannya yang sukses tergelar. Tentunya Kegiatan Erau Adat Pelas Benua Kutai Kartanegara Ing Martadipura Tahun 2022, sangat luar biasa dan acara Erau ini harus patut dipertahankan sebagai warisan budaya Kutai Kartanegara, warisan budaya Kaltim, yang telah menjadi budaya internasional. 

Event Erau juga menjadi salah satu keberlangsungan menjaga persatuan-kesatuan bangsa serta menjaga dan merawat adat budaya bangsa. "Mudah-mudahan Erau Kutai Kartanegara Ing Martadipura dapat terus berlangsung, dan memberikan manfaat bagi kita semua, baik warga Kutai Kartanegara dan masyarakat Kaltim serta warga Indonesia secara keseluruhan," harapnya. 

"Karena bukan saja menjaga dan melestarikan adat budaya, Erau juga memberikan multiplier effect, khususnya dalam peningkatan perekonomian masyarakat," pungkasnya. (tim redaksi) 

#ErauAdatPelasBenua
#erau
#kukar
#kaltim
#pemprovkaltim
#budayakalimantan

Tidak ada komentar