Breaking News

Eksekusi Rumah Wanda Hamidah Ditunda, Pemkot Jakpus Tetap Digugat

Wanda Hamidah. Foto: Istimewa/ Net

WELFARE.id-Rumah artis yang juga politikus Wanda Hamidah tak jadi dieksekusi. Penundaan tersebut terjadi, usai mediasi dilakukan oleh Wa Ode Herlina, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP dengan Pemda DKI Jakarta.

Kendati eksekusi ditunda, mantan anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN itu tetap mengajukan gugatan terhadap Wali Kota Jakarta Pusat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Melansir laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PTUN Jakarta, Senin (17/10/2022), gugatan tersebut telah didaftarkan sejak Rabu (12/10/2022), sehari sebelum eksekusi rumah Wanda Hamidah.

Sebagai informasi, rumah Wanda Hamidah didatangi oleh puluhan personel gabungan dari Satpol PP, pihak kepolisian, hingga pejabat Pemda DKI Jakarta dan Pemkot Jakarta Pusat. Mereka meminta rumah Wanda dikosongkan. 

Melalui akun Instagramnya, Wanda Hamidah menegaskan bahwa pihak keluarga akan tetap meneruskan gugatannya. Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 359/G/2022/PTUN.JKT dengan penggugat Hamid Husein, keluarga dari Wanda Hamidah.

Gugatan tersebut sudah dalam tahap pemanggilan terhadap para pihak yang akan digelar Rabu (19/10/2022) mendatang. Keluarga Wanda Hamidah meminta semua pihak untuk menghormati upaya hukum yang sedang berjalan.

"Dan tidak melakukan tindakan apa pun tanpa adanya landasan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum,” kata Wanda Hamidah dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (17/10/202). 

Keluarga Wanda Hamidah juga berjanji akan mematuhi apapun putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Gugatan terhadap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dalam hal ini kepada Wali Kota Jakarta Pusat, segera bergulir pada Rabu pekan ini di PTUN Jakarta.

Gugatan ini berawal dari sengketa tanah dan berujung pengosongan rumah keluarga Wanda Hamidah Jalan Citandui Nomor 2, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis, 13 Oktober 2022 lalu. "Kami akan patuh hukum, apapun putusan pengadilan nanti akan kami patuhi. Biarkan pengadilan yang akan membuat putusan,” kata kerabat Wanda Hamidah, La Ode Budi, Minggu (16/10/2022).

Dia menjelaskan, sidang PTUN Jakarta mulai bergulir pada Rabu (19/10/2022). Keluarga Wanda telah menyiapkan tim kuasa hukum untuk berperkara di pengadilan nanti. 

Selain keluarga Wanda, ada enam keluarga lainnya yang juga dipaksa mengosongkan rumah di Jalan Citandui Nomor 2 ini. Namun, enam keluarga ini sudah meninggalkan rumah masing-masing. 

Bahkan, sudah ada rumah yang dirobohkan. "Total ada tujuh keluarga yang diminta untuk mengosongkan rumahnya, termasuk Ibu Wanda. Kami berharap, enam keluarga lain juga melakukan gugatan ke pengadilan,” ulasnya. (tim redaksi)

#wandahamidah
#gugatankeptun
#gugatanhukum
#gagaleksekusi
#eksekusirumahwanda
#sengketatanah

Tidak ada komentar