Breaking News

Cuaca Ekstrem, Pemkot Bogor Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga Akhir Tahun

Wali Kota Bogor Bima Arya saat meninjau lokasi bencana alam di wilayah yang dia pimpin. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Cuaca ekstrem yang terjadi menjelang akhir tahun 2022 berdampak terjadinya bencana alam di Kota Bogor, Jawa Barat. Selain banjir, di Kota Bogor juga terjadi longsor. 

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau lokasi longsor di Gang Barjo, Kampung Kebon Jahe, Kelurahan Kebonkelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Jawa Barat, Jumat (14/10/2022).

Dia meminta agar warga yang tinggal di kawasan longsor itu agar mau direlokasi. Menurut Bima, pertimbangan mengapa warga perlu menuruti ajakan pemerintah kota untuk direlokasi ke rusunawa karena cuaca ekstrem diperkirakan akan berlangsung lama.

Sementara, kata dia, terdapat puluhan titik lokasi rawan bencana yang ada di Kota Bogor. Sehingga, dipastikan lokasi pemukiman yang berada di tebing mudah tergerus longsor saat hujan deras mengguyur.

”Sudah dapat dipastikan bukan maksud mendahului, tapi sudah dapat dipastikan apabila cuaca ekstrem, intensitas tinggi, volume hujan tinggi, maka akan terjadi longsor, karena itu titik-titik rawan, maka kita tetapkan status tanggap bencana agar semua waspada,” jelas Bima.

Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat mencatat sebanyak delapan warga Gang Barjo RT03/RW02 Kampung Kebon Jahe, Kelurahan Kebonkelapa, Kecamatan Bogor Tengah tertimbun longsor tebing saat hujan deras pada Rabu sore (12/10/2022).

Hingga Kamis (13/10/2022) sore, Korban yang berhasil dievakuasi sebanyak lima orang, empat orang di antaranya selamat pada Rabu (12/10/2022) malam dan satu orang meninggal dunia pada Kamis (13/10/2022) pagi.

Sebelumnya, tidak jauh dari lokasi juga terjadi bencana tanah longsor. Akibatnya, 20 orang korban luka ringan hingga berat dan satu orang meninggal dunia akibat longsor di area pemancingan Kampung Cibogor, Kelurahan Kebonkelapa, Kecamatan Bogor Tengah pada saat hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (11/10/2022) sore.

Dari 20 orang tersebut, terdiri atas satu orang meninggal yang merupakan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Bogor Tengah, dua orang luka berat, tujuh orang luka ringan dan 10 orang orang lagi berhasil diselamatkan. (tim redaksi)


#kotabogor
#jawabarat
#cuacaekstrem
#bencanaalam
#longsor
#walikotabogor
#bimaaryasugiarto

Tidak ada komentar