Breaking News

BTS Umumkan Wamil, Korea Bisa Kehilangan Rp54,7 Triliun per Tahun

Boy grup BTS (instagram)

WELFARE.id-Setelah sempat kisruh mengenai kewajiban wajib militer (wamil) para anggota BTS, Mereka akhirnya memberikan jawaban. Menurut agensi mereka, anggota tertua Jin menjadi yang pertama berangkat.  

Jin, 29, telah menunda dinas wajib militernya selama yang dia bisa dan menghadapi prospek untuk tugas penuh. Ini berarti hampir dua tahun dirinya tidak terlihat oleh publik. Jin akan berusia 30 tahun pada bulan Desember mendatang. Meski begitu, belum ada tanggal persis kapan Jin akan memulai hari pertama dinas militer. 

Halo, ini Big Hit Music. Kami ingin menginformasikan kepada kalian bahwa BTS telah melakukan persiapan nyata untuk memenuhi kewajiban dinas militer mereka," tulis pernyataan Big Hit seperti yang dirilis oleh Osen via Naver, dikutip Selasa (18/10/2022). 

"Pertama-tama, seluruh member yang akan segera melakukan aktivitas individu akan mengajukan pembatalan penundaan pendaftaran [wamil] pada akhir Oktober," lanjut mereka. 

Selain itu, Big Hit juga mengumumkan nasib wajib militer bagi enam anggota lainnya. Mereka dijadwalkan melakukan wajib militer sesuai rencana masing-masing. Pihak agensi juga menyatakan keputusan itu dibuat setelah melakukan pertimbangan bersama para anggota. "Member lainnya juga akan melakukan wajib militer secara berurutan sesuai dengan rencana mereka," tulis pernyataan itu. 

Berdasarkan keputusan itu, boy grup yang terdiri atas Jin, RM, Suga, Jhope, Jimin, V, dan Jungkook itu akan fokus pada aktivitas individu dalam beberapa waktu ke depan. Big Hit juga menyatakan bahwa BTS bakal kembali menjalani aktivitas sebagai grup pada 2025 mendatang. Namun, mereka tidak memberikan informasi detail mengenai kapan waktu comeback tersebut. 

Persoalan BTS ikut wamil telah menjadi perdebatan selama beberapa tahun terakhir. Sebagian menilai bahwa BTS bisa menjadi pengecualian untuk memenuhi kewajiban ikut wamil karena prestasi mereka. Namun sebagian lainnya menolak anggapan tersebut karena sesuai Undang-undang, tak ada member BTS yang memenuhi syarat bisa mangkir dari wamil. 

Pada awal Oktober 2022 pun, Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata (MCST) Korea Selatan Park Bo-kyun menyebut Keputusan wajib militer (wamil) yang harus dijalankan oleh para member BTS akan ditetapkan pada Desember 2022. 

Tanggapan dari Menteri Park dinyatakan usai kader Partai People Power, Lee Yong-ho, terus mendesak terkait keputusan wamil untuk Jin BTS. "Pendaftaran member atas nama Jin akan diselesaikan pada bulan Desember, tetapi (kementerian) MCST akan memberikan keputusan akhir sesegera mungkin sebelum itu," ujar Menteri Park menjawab pertanyaan Lee Yong-ho. 

BTS adalah salah satu pelaku industri hiburan yang sukses mendongkrak nama Korea Selatan di posisi global. Di antara semua grup idola Korea Selatan yang telah memulai debutnya di Amerika Serikat, BTS menjadi satu-satunya yang memiliki kesuksesan terbesar dalam menembus arus utama Amerika. 

Institut Penelitian Hyundai memperkirakan bahwa legenda K-pop tersebut telah menyumbang lebih dari USD3,6 miliar atau sekitar Rp54,7 triliun setiap tahun untuk perekonomian Korea Selatan. Angka itu setara dengan kontribusi 26 perusahaan menengah. Ini artinya, keputusan BTS untuk mengikuti wajib militer seperti pria dewasa Korea pada umumnya bisa membuat Negeri Ginseng kehilangan sekitar Rp54,7 triliun per tahun. 

Menurut Billboard Hot 100, BTS adalah grup pertama yang menyumbang enam lagu No. 1 di Hot 100 hanya dalam waktu satu tahun. Grup yang terakhir mencatat hal tersebut adalah The Beatles. Sebelum mengumumkan hiatus, BTS telah menyumbang hampir sepertiga dari semua penjualan dan streaming terkait K-Pop di Amerika Serikat. Grup yang dijuluki King of K-pop ini menghasilkan 2,56 miliar streaming audio, 1,3 juta penjualan album, dan 3,1 juta penjualan trek digital. 

Sejak debut mereka pada 2013, BTS telah menjadi bintang tamu di beberapa program hiburan paling terkenal di Amerika, seperti The American Music Awards, Billboard Music Awards, The Ellen DeGeneres Show, Jimmy Kimmel Live, Dick Clark's New Year's Rocking Eve, America's Got Talent, Saturday Night Live, dan Grammy Awards ke-61. 

Di luar dampak ekonomi yang sangat besar, BTS juga memainkan peran penting dalam memproyeksikan citra positif Korea Selatan di luar negeri melalui kerja sama dengan para pemimpin utama dunia. 

Pada 2018, BTS bergabung dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres dan para pemimpin dunia lainnya untuk meluncurkan kemitraan yang bertujuan memberdayakan kaum muda dan mempromosikan non-kekerasan di luar negeri. Pada 2022, Gedung Putih mengundang BTS untuk berbicara dengan Presiden AS Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris tentang kejahatan kebencian anti-Asia, inklusi Asia, dan keragaman. 

Selain itu, pada 2017, hampir 7 persen dari seluruh pengunjung yang tercatat ke Korea Selatan menyatakan bahwa BTS adalah motivasi utama untuk mengunjungi negara tersebut. 

Para idola K-Pop serta karya musik mereka telah memberikan kontribusi positif bagi diplomasi, ekonomi, gerakan hak asasi manusia (HAM), dan citra global Korea Selatan selama beberapa dekade di mata dunia. Sebagai negara dengan kekuatan menengah, negara dengan ibukota Seoul itu sering mengandalkan cara diplomatik non-koersif (tanpa menggunakan paksaan atau kekerasan), seperti kekuatan ekonomi militer untuk memperkuat posisinya. (tim redaksi) 

#bts
#btswamil
#wamil
#hybe
#bighit
#army
#jin
#kpop
#kwave

Tidak ada komentar