Breaking News

Terungkap! Meghan Markle Tak Diizinkan Datang Temui Ratu di Saat Kritis

Kemunculan Duke dan Duchess of Sussex (Harry dan Meghan Markle) usai Ratu Elizabeth II wafat. Foto: Getty Images/ Chris Jackson via AP.

WELFARE.id-Sebagai cucu menantu mendiang Ratu Elizabeth II, hubungan Meghan Markle (Duchess of Sussex) memang diketahui tak akur dengan keluarga kerajaan. Banyak rumor yang berkembang tentang istri Pangeran Harry itu.

Tapi yang jelas, baik Pangeran Harry dan Meghan Markle memilih pindah ke Amerika Serikat (AS) daripada bertahan di dalam kerajaan Inggris. Fakta itu saja sudah menunjukkan bahwa ada gejolak di dalam keluarga kerajaan.

Drama kembali terjadi di momen sebelum Ratu Elizabeth II wafat dalam usia 96 tahun di Kastil Balmoral, Skotlandia, Kamis (8/9/2022). Melansir news.com.au, Markle tidak tampak menjenguk Ratu Elizabeth II yang sedang dalam kondisi kritis.

Hanya Harry yang terlihat datang menjenguk. Usai kepergian sang ratu, terungkap bahwa Markle tidak diizinkan bertemu Ratu untuk terakhir kalinya.

Menurut media-media Inggris dengan mengutip sejumlah sumber dan orang dalam Kerajaan Inggris, kehadiran Markle tidak diinginkan oleh keluarga kerajaan. Laporan The Daily Mail menyebut, Raja Charles III 'memberitahu' Pangeran Harry via telepon untuk tidak mengajak Meghan ke Kastil Balmoral. 

Disebutkan juga, bahwa Raja Charles III memberitahu Pangeran Harry bahwa tidak pantas bagi Meghan untuk berada di Balmoral pada momen sangat menyedihkan. Laporan The Sun menyebut, Pangeran Harry sedang berada di Frogmore Cottage ketika menerima telepon dari ayahnya yang meminta dirinya tidak mengajak Meghan ke Kastil Balmoral.

"Charles memberitahu Harry bahwa tidak tepat atau tidak pantas bagi Meghan untuk berada di Balmoral pada momen yang sangat menyedihkan," tutur sumber yang dikutip The Sun. 

"Ditekankan kepadanya bahwa Kate (istri Pangeran William, kakak Pangeran Harry-red) tidak datang dan agar jumlahnya benar-benar harus dibatasi untuk keluarga yang terdekat," imbuh sumber itu.

"Charles membuatnya sangat jelas bahwa Meghan tidak akan diterima," sebut sumber tersebut. Dan memang benar, Pangeran Harry terlihat datang sendirian ke Kastil Balmoral. 

Ia dilaporkan tiba sekitar 90 menit usai kabar Ratu Elizabeth II wafat diumumkan. Kate Middleton, istri Pangeran William, dilaporkan tetap berada di Kastil Windsor untuk mengurusi ketiga anaknya dan tidak mendampingi suaminya menjenguk Ratu Elizabeth II. 

Pangeran William terlihat tiba di Kastil Balmoral dalam satu mobil dengan Pangeran Andrew, Pangeran Edward, dan istrinya Sophie. Informasi soal situasi internal itu menarik perhatian publik mengingat hubungan internal keluarga Kerajaan Inggris, terutama dengan Pangeran Harry dan Meghan, yang diketahui tidak baik beberapa waktu terakhir.

Dilaporkan bahwa hanya dua anak tertua Ratu Elizabeth II, yakni Raja Charles III dan adik perempuannya, Putri Anne, yang mendampinginya sebelum beliau wafat. Dua anak Ratu Elizabeth II lainnya, Pangeran Andrew dan Pangeran Edward, tiba secepat mungkin dengan pesawat bersama Pangeran William.

Sejarah hubungan mendiang Ratu Elizabeth II dan Meghan Markle

Sebelumnya, Markle dan Ratu Elizabeth dipertemukan untuk pertama kalinya dalam acara minum teh yang berlangsung di Istana Buckingham pada Oktober 2017. Pertemuan itu dilaporkan berlangsung singkat dan manis. 

Bahkan, Markle pun tampak memuji calon nenek mertuanya tak lama setelah pertemuan itu. "Dia adalah wanita yang luar biasa," kata Markle kepada BBC dalam sebuah wawancara bersama dengan Harry pada November 2017.

"Dia bukan hanya seorang pemimpin yang penuh kehormatan, tetapi juga sebagai nenek yang penuh cinta," puji Markle lagi. Dia mengatakan, semua lapisan (keluarga Harry) sangat penting.

"Sehingga ketika saya bertemu dengannya, saya memiliki pemahaman yang mendalam dan tentu saja rasa hormat yang luar biasa karena dapat memiliki waktu bersamanya," sambung dia.

Hubungan antara mantan aktris "Suits" dan sang Ratu tampaknya berjalan sangat baik sampai pada tahun-tahun awal pernikahannya dengan Harry. Dalam sebuah wawancara pada Maret 2021 dengan CBS, Markle menceritakan tentang perjalanan yang dia lakukan dengan Ratu Elizabeth ke Cheshire, Inggris, yang menunjukkan bahwa sang Ratu memiliki sikap yang hangat.

"Kami berada di dalam mobil yang sama dan dia memiliki selimut yang diletakkan di atas lututnya," kata Markle. Markle menambahkan, sang Ratu mengajak dirinya untuk meletakkan selimut di atas lututnya.

"Itu membuat saya teringat nenek saya, di mana dia selalu hangat dan benar-benar ramah," ungkap dia. Sayangnya, keadaan mulai berubah pada 2020 ketika Markle dan Harry mengumumkan bahwa mereka ingin hidup terpisah dari keluarga kerajaan.

Pasangan ini mengumumkan bahwa mereka mengundurkan diri sebagai anggota senior keluarga kerajaan dan akan membagi waktu untuk tinggal di AS dan Inggris. Pengunduran diri Duke dan Duchess of Sussex tersebut menjadi berita utama yang dijuluki sebagai "Megxit".

The Post melaporkan, keputusan itu membuat keluarga kerajaan — termasuk Pangeran Charles, Pangeran William, dan Ratu Elizabeth — marah besar, yang kemudian menyebabkan perpecahan dengan Harry. 

Meski saat itu sang ratu tampaknya menyatakan dukungan untuk cucunya dan Duchess of Sussex, ketika mereka pindah ke AS pada tahun 2020 dengan putranya Archie, seorang sumber mengatakan kepada US Weekly pada 2021 bahwa Ratu sebenarnya merasa tidak senang.

"Ratu berharap mereka akan kembali, tetapi tidak banyak yang bisa dia lakukan dan menerima keputusan mereka," kata sumber itu. Hubungan Markle dan keluarga kerajaan, terutama Ratu Elizabeth, menjadi semakin tegang pada 2021 ketika Markle dan Harry melakukan wawancara khusus dengan Oprah Winfrey.

Dalam wawancara tersebut, Markle membeberkan bagaimana ia mengalami rasisme saat tinggal di London dan tidak merasakan dukungan dari keluarga kerajaan. Ia juga pernah berpikir untuk bunuh diri dengan banyaknya orang yang memandangnya negatif, bahkan memperdebatkan warna kulit putranya Archie.

Setelah wawancara itu, Istana Buckingham mengeluarkan pernyataan. "Seluruh keluarga sedih mengetahui sepenuhnya betapa menantangnya beberapa tahun terakhir ini bagi Harry dan Meghan," kutip pernyataan itu.

Kemudian, pada April 2021, Harry terlihat menghadiri agenda pemakaman Pangeran Philip tanpa Markle di sisinya. Sang ratu dilaporkan merasa lega, karena Markle tidak menghadiri pemakaman karena takut jika Markle datang, dia akan mengalihkan fokus momen berkabung itu.

"Syukurlah Meghan tidak datang," dikutip Newsweek dari buku baru penulis biografi kerajaan, Tom Bower. Polemik keluarga kerajaan sempat mereda setelah Harry dan Meghan menyambut putri mereka, Lilibet, yang dinamai sesuai dengan nama panggilan sang Ratu.

Namun, ketegangan kembali berlanjut selama Platinum Jubilee pada bulan Juni, di mana keluarga Sussex duduk jauh dari Pangeran Charles, Pangeran William, dan Kate Middleton untuk menghindari perhatian dari acara tersebut.

Kemudian, pada Agustus, Markle mengatakan kepada dunia bagaimana ia merasa senang tentang kehidupan pasca meninggalkan keluarga kerajaan dan mendapatkan kembali kebebasannya. Melalui wawancara dengan majalah The Cut baru-baru ini, ia juga menceritakan hidup di dalam keluarga kerajaan penuh dengan kontrol yang ketat, bahkan di media sosial sekalipun.

"Itu adalah penyesuaian besar untuk beralih dari otonomi semacam itu ke kehidupan yang berbeda. Secara harfiah ada struktur di mana jika saya ingin merilis foto-foto anak sebagai anggota keluarga, saya harus terlebih dahulu memberikannya kepada Royal Rota (pers keluarga kerajaan Inggris)," ungkap dia. (tim redaksi)

#ratuelizabethIImeninggaldunia
#dukakerajaaninggris
#kerajaaninggrisberduka
#meghanmarkle
#pangeranharry
#dukeofsussex
#duchessofsussex

Tidak ada komentar