Breaking News

Tak Sesuai Ketentuan, Kemendag Amankan Produk Impor Senilai Rp120,5 M

Kemendag amankan priduk impor tak sesuai ketentuan (ist) 

WELFARE.id-Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) mengamankan produk hewan olahan impor sebanyak 2.735,3 ton. Total barang yang diamankan tersebut memiliki nilai Rp120,5 miliar. 

Pengamanan tersebut merupakan tindakan lanjutan dari temuan hasil pengawasan Kementerian Perdagangan di kawasan pergudangan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Adapun jenis produk yang diamankan berbentuk susu skim bubuk, keju, whey protein, dan lain-lain. 

"Dari kegiatan pengawasan, ditemukan importir yang diduga melakukan pelanggaran terhadap Permendag Nomor 20 Tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor sebagaimana telah diubah dengan Permendag Nomor 25 Tahun 2022, yaitu melakukan importasi produk hewan olahan yang tidak disertai perizinan impor. 

Karena itu, importir dan barang impor tersebut dikenakan sanksi sesuai ketentuan,” ujar Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam keterangannya, dikutip Kamis (15/9/2022). 

Menteri yang akrab disapa Zulhas ini menjelaskan, mekanisme pengawasan post border dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pemeriksaan dan Pengawasan Tata Niaga Impor Setelah Melalui Kawasan Pabean (Post Border) melalui pemeriksaan kesesuaian antara izin impor milik pelaku usaha yang dikeluarkan Kemendag dengan barang yang diimpor. 

“Mekanisme post border bertujuan mempermudah para pelaku usaha dalam tata niaga impor. Namun sebagai konsekuensinya, Kementerian Perdagangan akan memperketat pengawasan barang impor setelah melalui kawasan pabean. Kami mengharapkan kesadaran pelaku usaha untuk mematuhi peraturan yang berlaku, khususnya terkait dengan tata niaga impor,” terangnya. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Anggrijono menjelaskan, langkah-langkah penegakan hukum melalui pengenaan sanksi dapat memberikan efek jera bagi pelaku usaha yang tidak taat ketentuan. 

“Sebagai tindak lanjut, akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga dapat memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang melakukan pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya terkait kegiatan importasi,” jelasnya. (tim redaksi

#produkimpor
#produkimportaksesuaiketentuan
#kemendag
#kemendagamankanprodukimpor
#zulkiflihasan

Tidak ada komentar