Breaking News

SP Janji Umumkan Capres Nasdem, Sebelum Ganti Tahun


Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Foto: Istimewa/ Net

WELFARE.id-Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memastikan, bakal "buka kartu" siapa calon presiden yang bakal diusung pada Pemilu 2024. Ia berjanji, sebelum pergantian tahun, bakal ada surprise politik soal siapa calon presiden pilihan mereka.

"Insya Allah capres Partai Nasdem ini akan kita umumkan dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama," ujarnya, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (23/9/2022). Ia memastikan, sebelum akhir tahun ini.

Sementara itu, ia berharap masyarakat Indonesia dapat terus meningkatkan kematangan dan kedewasaan dalam berdemokrasi. Terlebih, dalam waktu dekat Indonesia akan memasuki tahun politik 2024.

"Saya harapkan kedewasaan berdemokrasi itu harus segera dari waktu ke waktu tumbuh di tengah-tengah kehidupan kebangsaan kita," ajaknya. Teristimewa untuk kader Partai Nasdem, ia meminta mereka untuk kompak memenangkan pemilihan umum (Pemilu) 2024 dengan tidak menghalalkan segala cara. 

Menurutnya, menjaga kehormatan menjadi sesuatu yang lebih membanggakan. "Kita ingin mengisi ruang interaksi sosial di tengah-tengah demokrasi yang kita miliki dengan semangat tetap menjaga keutuhan persatuan bangsa," tegasnya

Sebelumnya, Partai Nasdem mengusulkan 3 nama bacalon capres pilihan partainya usai Rakernas. "Pertama Anies Rasyid Baswedan (Gubernur DKI Jakarta). Kedua, Muhammad Andika Perkasa (Panglima TNI). Ketiga Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah)," ucap Surya Paloh saat membacakan hasil rekomendasi Rakernas Partai NasDem di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat, 17 Juni 2022

Sementara itu, sebelumnya  Direktur Eksekutif Institute of Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam menilai penetapan tiga kandidat bakal calon presiden pilihan Partai Nasdem, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa, merepresentasikan tiga basis kekuatan politik, yakni segmen Islam, nasionalis dan militer.

Kekuatan itu, lanjutnya, merupakan tiga basis kekuatan yang menjadi penyangga utama politik Indonesia sejak era kemerdekaan. Dengan kata lain, peluang kepemimpinan nasional ke depan tidak akan lepas dari tiga elemen tersebut.

Dia pun menyebutkan bahwa partai besutan Surya Paloh itu akan mendapatkan tantangan untuk mencalonkan ketiga nama tersebut. Baik Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, maupun Andika Perkasa dinilai memiliki tantangan masing-masing.

"Tantangannya, untuk memastikan masing-masing mendapatkan tiket Pilpres 2024, Anies masih punya PR besar untuk meyakinkan soliditas pendukungnya di internal Nasdem. Khususnya, publik akan menguji seberapa kompetitif level elektabilitas Anies setelah tidak menjadi gubernur DKI Jakarta di akhir 2022 ini," ujar Umam, Sabtu (18/6/2022).
  
Sementara itu, lanjut dia, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sendiri juga masih membutuhkan kepastian restu politik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di tengah keroposnya dukungan elit PDIP pada Ganjar. "Nasdem sendiri harus bisa mengatur langkah komunikasi politiknya agar tidak dituding sebagai partai pembajak kader dari partai lain. Jika kesalahpahaman itu tidak terkelola, maka bisa mengganggu hubungan Nasdem dan PDIP ke depan," imbuhnya.

Sedangkan elektabilitas Panglima TNI Andika Perkasa sendiri dinilai relatif masih rendah. "Memang, pasca pencapresan Nasdem ini elektabilitas Andika bisa terdongkrak. Namun, basis popularitasnya yang masih terbatas itu perlu dipantau, khususnya setelah Andika pensiun dari jabatan Panglima TNI," ujar Dosen Ilmu Politik Universitas Paramadina ini. (tim redaksi)

#partainasdem
#ketumpartainasdem
#suryapaloh
#pemilu2024
#elektabilitas
#capresnasdem
#capres2024

Tidak ada komentar