Breaking News

Sangat Dibutuhkan, BPS Prediksi Harga Batu Bara Terus Naik hingga Akhir Tahun

Ilustrasi batu bara yang sangat dibutuhkan untuk energi. Foto: net

WELFARE.id-Batu bara masih jadi salah satu komoditas energi yang dibutuhkan. Jadi jangan heran hingga kini harga batu bara terus naik.  Berdasarkan data dari Bank Dunia, harga komoditas batu bara terus mengalami peningkatan sejak tahun lalu. 

Hanya saja pada Agustus 2022 mengalami penurunan 5,35 persen. Namun bila dibandingkan dengan tahun lalu harga ’emas hitam’ ini masih tetap lebih tinggi. Harga batu bara selama Agustus 2022 dipatok sebesar USD290 per metrik ton (MT), sedangkan pada Agustus 2021 USD 137,9 per MT.

Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan harga batu bara masih akan tetap mengalami tren peningkatan hingga akhir tahun. Mengingat kebutuhannya masih akan terus tinggi menjelang musim dingin di beberapa negara Eropa.

”Permintaan batu bara meningkat seiring kebutuhan-kebutuhan negara-negara terkait dengan musim dingin," terang Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (15/9/2022).

Setianto menilai tren harga batu bara sangat tergantung dengan kondisi global. Akibat perang Rusia dan Ukraina permintaan batu bara mengalami peningkatan yang cukup drastis termasuk batu bara dari Indonesia.

"Kalau suplai terbatas dikarenakan distribusi yang masih terganggu karena adanya konflik Rusia dan Ukraina," katanya juga. Ini menyebabkan tingginya permintaan terhadap batu bara ini yang membuat harganya terus mengalami peningkatan.

"Jadi kalau kita lihat secara detail harganya ini terkait suplai dan demain. Jadi hingga akhir tahun harga batu bara akan terus naik," pungkasnya.

Sementara itu, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terus berusaha dalam mencapai target bisnis perusahaan, khususnya dalam hal produksi batu bara.

Pada 2022, perusahaan yang bermarkas di Tanjung Enim, Sumatera Selatan ini menargetkan produksi sebanyak 35,5 juta ton batu bara. 

”Kalau soal produksi kita hingga 32 Agustus 2022 sudah mencapai 23 juta ton batu bara," terang Manajer Penambangan Air Laya PTBA, Suratman, Selasa (13/9/2022). (tim redaksi)


#batubara
#hargaterusnaik
#bps
#musimdingin
#negaraeropa
#ptbukitasam

Tidak ada komentar