Breaking News

Ramalan Cuaca Ekstrem, BPBD Lebak Minta Warga Waspada Banjir dan Longsor

Ilustrasi banjir di 12 desa di Kecamatan Cipanas dan Lebak Gedong,  Kabupaten Lebak beberapa waktu lalu. Foto: net

WELFARE.id- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan pekan bencana untuk wilayah Provinsi Banten  karena cuaca buruk hingga 16 September 2022 mendatang.

Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, mengeluarkan imbauan kewaspadaan untuk masyarakat di 28 kecamatan di Kabupaten Lebak.

Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan satu minggu pada pertengahan September ini akan terjadi potensi hujan lebat di seluruh wilayah Banten, termasuk Lebak.

”Hujan lebat biasanya diikuti dengan banjir, longsor, angin puting beliung dan petir. Kalau itu terjadi mengancam masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana,” ujarnya Senin (12/9/2022).

Untuk diketahui, Kabupaten Lebak memiliki sejumlah potensi kebencanaan apalagi saat musim penghujan. Bahkan Pemerintah Pusat melalui BNPB juga sudah menetapkan Kabupaten Lebak jadi salah satu daerah yang rawan bencana karena daerahnya berbukit yang rawan longsor dan dialiri sejumlah sungai rawan banjir.

Febby juga mengatakan potensi bencana di Kabupaten Lebak berbeda-beda berdasarkan wilayah. Seperti di Kecamatan Cigemblong, Panggarangan dan Kecamatan Cibeber sangat berpotensi longsor.

Febby juga mengatakan potensi longsor juga ada di kecamatan dengan kontur berbukit seperti Lebakgedong, Cipanas, Sobang dan Kecamatan Muncang.

Sementara untuk wilayah dengan dataran rendah waspada munculnya banjir dan luapan sungai seperti Kecamatan
Rangkasbitung, Kalanganyar, Ciandak, Maja, Cimarga dan Kecamatan Banjarsari.

Febby juga mengatakan selain banjir dan longsor, saat musim hujan juga ada potensi bencana petir dan angin puting beliung yang bisa terjadi di 28 kecamatan di Kabupaten Lebak.
 
Karena itu kesiapsiagaan dilakukan BPBD Lebak dengan menyiapkan peralatan evakuasi guna menyelamatkan masyarakat apabila sewaktu-waktu terjadi banjir dan longsor.

Seperti perahu karet, pakaian pelampung, genset, gas, kendaraan operasional, dan alat berat. Lalu ada juga tenda, persediaan logistik, dan obat-obatan agar tidak menimbulkan kerawanan pangan dan serangan penyakit.

”Kami juga menyiagakan relawan tanggap bencana yang siap membantu masyarakat bila terjadi bencana alam di seluruh daerah di Kabupaten Lebak ini,” tandas Febby juga. (tim redaksi)

#bencanaalam
#pemkablebak
#bpbdlebak
#siagabencana
#pekanbencana
#bmkg
#banjir
#longsor

Tidak ada komentar