Breaking News

Presiden Jokowi Teken Perpres FIR, Kembalikan Batas Kendali Udara RI dari Singapura!


Presiden Joko Widodo. 
Foto: Istimewa/ Dok.Sekretaris Kabinet

WELFARE.id-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Presiden tentang Pengesahan Perjanjian Flight Information Region (FIR) Indonesia dan Singapura. Dengan kata lain, Indonesia kini telah kembali memegang kendali pengelolaan ruang udara di atas Kepulauan Riau dan Natuna.

"Alhamdulillah saya telah menandatangani peraturan presiden. Perpres tentang pengesahan perjanjian FIR Indonesia dan Singapura," kata Jokowi dalam video yang diunggah YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Jumat (9/9/2022).

Jokowi mengatakan, kesepakatan yang dibuat Indonesia dengan Singapura menjadi langkah maju atas pengakuan internasional terhadap ruang udara Indonesia. Selain itu, kesepakatan tersebut juga akan meningkatkan jaminan keselamatan dan keamanan penerbangan.

"Serta bisa meningkatkan pendapatan negara bukan pajak. Hal ini bisa menjadi momentum untuk modernisasi peralatan navigasi penerbangan dan pengembangan SDM Indonesia," harapnya.

Awalnya, ruang udara Indonesia yang berada di atas Kepulauan Riau dan Natuna dikelola oleh Singapura. Namun saat ini, Indonesia sudah memegang kendali penuh.

Itu juga berpengaruh kepada penambahan luasan FIR Indonesia. "Ini menambah luasan Flight Information Region  Jakarta sebesar 249.575 km2," ulasnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Perpres tentang Pengesahan Persetujuan FIR Indonesia dan Singapura menegaskan kedaulatan Indonesia. Menurutnya, keberadaan perjanjian ini juga memberikan pesan bahwa Indonesia telah mampu mengelola negara sendiri.

"Sebenarnya manfaat utama adalah kita menunjukkan bahwa Indonesia ini negara yang berdaulat, sudah mampu mengelola dirinya sendiri," ujar Luhut dalam keterangan persnya di Istana Kepresidenan, Kamis (8/9/2022).

Luhut mengungkapkan, berpuluh-puluh tahun masalah ini tidak terselesaikan. Tetapi Presiden Joko Widodo kemudian meminta para menteri terkait untuk menyelesaikan.

"Jadi hampir sebelum COVID-19, ya tadinya sih kita pikir satu tahun selesai. Tapi karena Covid ya tertunda. Tapi kita bersyukur bahwa ini Desember kemarin finalisasinya sudah selesai dan ini hanya proses administrasi kita tuntas," ungkap Luhut.

"Jadi ini menunjukkan sekali lagi bahwa Indonesia itu negara yang betul-betul bisa mengatur dirinya sendiri," tegasnya. (tim redaksi)

#presidenjokowidodo
#flightinformationregion
#perpresfir
#kedaulatankendaliatasruangudara
#kepulauanriaudannatuna
#menkomarvesluhutbinsarpandjaitan
#singapura

Tidak ada komentar