Breaking News

Perkara Pidana Obstruction of Justice Pembunuhan Brigadir J Segera Disidangkan, Kejagung Siapkan 43 JPU

Tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J Ferdy Sambo saat melakukan rekonstruksi. Foto: Istimewa

WELFARE.id-Kejaksaan Agung menunjuk 43 jaksa penuntut umum (JPU) untuk menuntaskan perkara tindak pidana menghalangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J atau (obstruction of justice) dengan tersangka Ferdy Sambo dan enam anggota Polri lainnya. 

"Kejaksaan Agung telah menerbitkan Surat Perintah Penunjukan JPU (P-16)," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana dalam keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Selasa (13/9/2022).

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) telah menerima surat pemberitahuan ketetapan tersangka dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri atas nama tersangka Ferdy Sambo, berdasarkan Surat Pemberitahuan Ketetapan Tersangka Nomor: B / 784 / IX / RES.2.5 / 2022 / Dittipidsiber tanggal 1 September 2022.

Dalam surat tersebut dijelaskan, Ferdy Sambo dijerat dengan Pasal 49 juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke-2 dan/atau Pasal 233 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

Dalam perkara tersebut, telah ditetapkan tujuh orang tersangka selain Ferdy Sambo, yaitu Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Pol. Agus Nur Patria, AKBP Arif Rahman Arifin, Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, dan AKP Irfan Widyanto.

Tujuh perwira Polri tersebut ditetapkan sebagai tersangka terkait dalam dugaan tindak pidana melakukan tindakan apa pun yang berakibat terganggunya sistem elektronik dan/ atau mengakibatkan sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya dan/ atau dengan cara apa pun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik milik orang lain atau milik publik dan/atau menghalangi, menghilangkan bukti elektronik.

"Telah ditetapkannya tujuh tersangka maka untuk mengikuti perkembangan penyidikan perkara tindak pidana Jampidum Kejaksaan Agung telah menunjuk 43 JPU," kata Ketut. Sedangkan Ferdy Sambo juga ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Ia dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP, ancaman maksimal hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun. 

Mantan Kadiv Propam Polri itu ditetapkan sebagai tersangka bersama sang istri Putri Candrawathi, dua ajudannya Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal Wibowo, dan asisten rumah tangga merangkap sopir, Kuat Maruf. (tim redaksi)

#obstructionofjustice
#kejagung
#jaksapenuntutumum
#jpu
#tersangkaferdysambo
#perkaratindakpidana
#pembunuhanbrigadirj

Tidak ada komentar