Breaking News

Penemuan Jasad 2 Bocah di Dalam Koper, Polisi Selandia Baru Tangkap Tersangka di Korsel

Warga Auckland, Selandia Baru dihebohkan dengan penemuan jasad dua anak di dalam koper, bulan lalu. Foto: Istimewa/ Newshub via Daily Mail

WELFARE.id-Setelah proses penyelidikan selama hampir sebulan, polisi Selandia Baru akhirnya berhasil menemukan pelaku pembunuhan dua anak yang jasadnya ditemukan di dalam sebuah koper. Polisi mengatakan, pihaknya telah menangkap seorang wanita di Korea Selatan (Korsel).

Melansir BBC, Jumat (16/9/2022), dalam kasus yang sempat mengejutkan negara itu, dua jenazah anak-anak ditemukan oleh orang asing yang membeli koper dari unit penyimpanan di Auckland. Jasad bocah itu diperkirakan telah disimpan di dalam koper selama beberapa tahun. 

Polisi mengatakan, para korban berusia antara 5 dan 10 tahun. Selandia Baru telah mengajukan ekstradisi wanita itu dari Korsel. 

Polisi mengatakan mereka telah bekerja sama dengan pihak berwenang Korsel selama tiga minggu terakhir dalam pencarian wanita itu. Setelah bulan lalu mengatakan bahwa mereka yakin dia berada di Korsel.

Mereka memusatkan perhatian padanya setelah berhasil mengidentifikasi anak-anak kecil, yang namanya belum diungkapkan. "Bisa menahan seseorang di luar negeri dalam waktu yang singkat, semuanya berkat bantuan dari otoritas Korea dan koordinasi oleh staf Interpol Polisi Selandia Baru," kata Inspektur Detektif Tofilau Faamanuia Vaaelua.

Ia menyebut, wanita itu ditangkap polisi Korsel pada Kamis (15/9/2022) pagi dan pihak berwenang Selandia Baru akan mengajukan permohonan untuk menolak jaminan sebelum dia diekstradisi. Ia menambahkan, masyarakat telah menawarkan "dukungan luar biasa" untuk operasi polisi.

Kronologi penemuan

Jasad dua anak ditemukan dalam dua koper yang dibeli sebuah keluarga lewat lelang isi gudang penyimpanan barang di Auckland, Selandia Baru. Kepolisian setempat mengonfirmasi, kedua korban diperkirakan anak Sekolah Dasar (SD) berusia antara lima dan 10 tahun.

Inspektur Detektif Tofilau Faamanuia Vaaelua mengatakan, kedua anak itu disembunyikan dalam dua koper berukuran sama. Hasil pemeriksaan, mayat-mayat tersebut kemungkinan telah disimpan selama beberapa tahun dalam koper hingga akhirnya ditemukan keluarga yang memenangkan lelang. 

"Penemuan ini memberikan beberapa kerumitan dalam penyelidikan, terutama mengingat waktu antara waktu kematian dan penemuan mayat," kata Vaaelua, bulan lalu. Jasad kedua anak itu ditemukan keluarga di Auckland setelah membeli barang-barang yang dijual dalam jumlah besar dari gudang penyimpanan barang di kota itu. 

Dikutip dari Daily Mail, keluarga itu menang lelang pada 11 Agustus. Pembeli tidak diperbolehkan membolak-balik isi gudang penyimpanan sebelum pelelangan dan harus menawar secara cepat. 

Setelah memenangkan pelelangan, mereka baru diizinkan untuk melihat gudang. Isi gudang penyimpanan yang dimuat dalam trailer itu kemudian dibawa ke rumah. 

Alangkah kagetnya mereka setelah membongkar muatan dan menemukan jasad dua anak dalam dua koper berbeda. Polisi menegaskan bahwa keluarga yang bersangkutan tidak terkait dengan pembunuhan itu. 

Namun, mereka saat ini tertekan pascapenemuan dua mayat dalam koper yang membuat heboh dan telah meminta privasi.
Vaaelua mengatakan, anak-anak itu belum teridentifikasi. 

Namun, mereka memperkirakan kerabat para korban berada di Selandia Baru. Barang-barang rumah tangga dan pribadi yang ditemukan di samping koper membantu memberikan petunjuk kepada polisi untuk mengidentifikasi para korban. 

Ahli forensik juga telah memeriksa secara menyeluruh baik unit penyimpanan maupun properti tempat koper-koper itu dibawa. Dia juga mengungkapkan, polisi di Selandia Baru bekerja dengan Interpol dalam penyelidikan penemuan jasad dalam koper itu. (tim redaksi)

#penemuanjasadanakdidalamkoper
#auckland
#selandiabaru
#interpol
#kriminal
#kepolisianselandiabaru

Tidak ada komentar