Breaking News

Pecat 3 Persen Karyawannya, Shopee Pastikan Operasional Tak Terganggu

Ilustrasi (net) 

WELFARE.id-Shopee Indonesia rupanya terdampak juga dengan kondisi Shopee Global. Jika di negara lain sampai tutup, di tanah air, Shopee mengurangi jumlah karyawannya. Meski demikian, mereka memastikan langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawannya tidak akan mempengaruhi operasi bisnis perusahaan, baik terhadap pembeli maupun mitra pedagang. 

Berdasarkan informasi dari pihak internal Shopee, PHK dilakukan terhadap 3 persen dari total karyawan Shopee Indonesia. Per kuartal I-2022, jumlah karyawan Shopee Indonesia tercatat sebanyak 6.232 orang, itu artinya ada 180-an yang terkena PHK mulai dari head of department hingga posisi entry level atau junior staff. 

"Shopee Indonesia memastikan langkah ini tidak akan mempengaruhi operasi bisnis dan layanan kepada seluruh penjual, pembeli dan mitra di Indonesia. Melayani jutaan pembeli dan penjual termasuk UMKM dan pengusaha lokal di 514 kota dan kabupaten se-Indonesia, kehadiran Shopee telah memberikan peluang bagi banyak pelaku usaha untuk bertumbuh. Pencapaian Shopee selama ini tidak lepas dari kerja keras dan komitmen dari Shopee team,” jelas Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira dalam keterangan resminya, Senin (19/9/2022). 

Radynal menambahkan, Shopee Indonesia juga tetap berkomitmen untuk terus menjalankan program bagi UMKM yang telah berjalan saat ini, melalui sembilan kampus UMKM Shopee yang ada saat ini. “Kami akan terus melanjutkan misi kami untuk melayani jutaan penjual, pembeli dan UMKM untuk menikmati manfaat dari ekonomi digital melalui platform kami,” tandasnya. 

Radynal menjelaskan, keputusan melepas sejumlah karyawan merupakan langkah terakhir yang harus ditempuh setelah melakukan penyesuaian melalui beberapa perubahan kebijakan bisnis. “Kondisi ekonomi global menuntut kami untuk lebih cepat beradaptasi serta mengevaluasi prioritas bisnis agar bisa menjadi lebih efisien. Ini merupakan sebuah keputusan yang sangat sulit,” tukasnya. 

Langkah efisiensi menurutnya juga sejalan dengan fokus perusahaan secara global untuk mencapai kemandirian dan keberlanjutan, yang merupakan dua komponen penting dalam menjalankan bisnis di tengah
ketidakpastian ekonomi global saat ini. 

“Perusahaan akan berfokus ke pertumbuhan bisnis yang mandiri serta berkelanjutan, dan kami ingin memperkuat dan memastikan operasional perusahaan kami stabil di situasi ekonomi saat ini,” pungkasnya. (tim redaksi) 

#shopee
#shopeeindonesia
#shopeephk3persenkaryawan
#phk
#tokooren

Tidak ada komentar