Breaking News

Nunggak Pajak, Tempat Usaha di Kabupaten Tangerang Ditempeli Sanksi Stiker

Petugas Bapenda Kabupaten Tangerang memasang stiker kepada tempat usaha yang belum bayar pajak. Foto: Antara

WELFARE.id-Sanksi administratif mulai dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terhadap tempat usaha yang menunggak pajak dengan melakukan pemasangan stiker pada bangunan yang menjadi objek pajak tertunggak.

Tujuan pemberian sanksi itu agar pemilik usaha segera menyelesaikan kewajibannya. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto mengatakan pemasangan stiker itu langkah lanjutan dari peringatan yang diberikan.

Awalnya, tempat usaha yang tidak membayar pajak akan diberikan pemberitahuan Surat Teguran, dan Surat Peringatan. Namun, jika ketiga hal tersebut masih diabaikan maka akan dilakukan penyegelan tempat usaha oleh pihak terkait. 

"Karena itu berlaku ketentuan sanksi berupa pemasangan stiker sebagai pemberitahuan belum memenuhi kewajiban membayar Pajak Restoran," ujar Slamet, Jumat (16/9/2022).

Dia juga mengatakan kalau petugas Bapenda Kabupaten Tangerang telah kembali memberikan sanksi administratif kepada salah satu wajib pajak restoran Ayam Bakar Beda Rasa di Kecamatan Rajeg yang belum membayar kewajiban pajaknya.

Upaya itu dilakukan, lanjutnya, karena rumah makan tersebut belum mendaftarkan dan melaporkan usahanya ke Pemkab Tangerang dan sampai jangka waktu yang ditentukan belum juga melakukan kewajiban pajaknya sesuai ketentuan perundangan yang berlaku.

Restoran itu pun ditempeli stiker bertuliskan ”USAHA INI BELUM MEMENUHI KEWAJIBAN MEMBAYAR PAJAK RESTORAN”.  

”Tindakan pemasangan stiker itu bukan penyegelan, tetapi merupakan bentuk lain dari penagihan pajak daerah sebagai bentuk sanksi administratif kepada wajib pajak yang belum patuh dan belum jujur dalam melaksanakan kewajiban pajak daerahnya," papar Slamet juga. 

Ia juga menuturkan, sebelum proses pemasangan peringatan, pihaknya terlebih dahulu melakukan beberapa proses, baik melalui surat imbauan pada 12 Mei 2022, surat teguran pada 30 Agustus 2022 dan surat peringatan pada 5 September 2022.

"Dengan tidak adanya respon dari pihak usaha, maka dengan peringatan ini berharap dapat menyadarkan pemilik usaha untuk wajib membayar pajak," cetus Slamet juga.

Ia menjelaskan, jangka waktu pemasangan spanduk atau stiker peringatan wajib pajak akan berlangsung selama calon wajib pajak tersebut melakukan proses mendaftarkan diri sebagai Wajib Pajak Restoran Kabupaten Tangerang.

”Yang selanjutnya bisa saja dilakukan penyegelan, penyitaan dan penutupan izin usaha, serta pemberitahuan kami kepada MCP KPK sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," paparnya juga. (tim redaksi)


#pajak
#pajakusaha
#pajakrestoran
#pemkabtangerang
#bapenda
#pemasanganstiker
#sanksiadministratif

Tidak ada komentar