Breaking News

Korban Tewas Gempa Sichuan 46 Jiwa, Presiden Taiwan Tunjukkan Simpati untuk Tiongkok

Gempa di Sichuan. Foto: Istimewa/ Net

WELFARE.id-Di tengah ketegangan hubungan Tiongkok-Taiwan, Sichuan dilanda gempa besar magnitudo 6,8, Senin (5/9/2022). Sejauh ini, tercatat 46 warga tewas akibat gempa tersebut.

Presiden Taiwan Tsai Ing Wen menyampaikan simpatinya kepada Tiongkok, Selasa (6/9/2022), setelah gempa bumi melanda provinsi Sichuan. Melansir english.alarabiya.net, Selasa (6/9/2022) dia menyatakan belasungkawa kepada mereka yang meninggal dan keluarga mereka.

Ini dilakukan Tsai Ing Wen sebagai tanda niat baik ke Beijing meskipun ada ketegangan militer selama berminggu-minggu. Kantor kepresidenan Taiwan mengatakan Tsai telah menawarkan "simpati dan perhatiannya" setelah gempa Senin di barat daya Tiongkok yang telah menewaskan sedikitnya 46 orang.

Selain juga menyampaikan belasungkawa kepada mereka yang telah meninggal dan keluarga mereka, Tsai berharap upaya pencarian dan penyelamatan serta pemulihan pascabencana dapat berjalan lancar. Dia juga berharap kehidupan bisa kembali normal usai bencana tersebut.

Pemadam kebakaran Taiwan bahkan telah mengumpulkan tim penyelamat yang terdiri dari 40 orang, serta satu anjing pelacak, dan lima ton peralatan yang dapat segera dikerahkan jika ada instruksi dari pemerintah. Pemadam kebakaran Taiwan berkomitmen pada semangat kepedulian kemanusiaan dan bantuan bencana tanpa batas.

Namun, Tiongkok belum merespons, apakah akan mengizinkan tim luar negeri untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan. Pada 2008 Taiwan sempat mengirim tim ke Tiongkok untuk membantu evakuasi dan penyelamatan setelah gempa besar melanda provinsi Sichuan. 

Gempa ini menewaskan puluhan ribu orang dan menyebabkan kerusakan parah. Sedikitnya 46 orang dilaporkan tewas dan 16 lainnya hilang dalam gempa berkekuatan 6,8 SR yang mengguncang Provinsi Sichuan, China barat daya pada Senin (5/9/2022). 

Gempa ini memicu tanah longsor dan mengguncang bangunan di ibu kota Provinsi Chengdu. "Gempa melanda daerah pegunungan di daerah Luding tak lama setelah tengah hari," kata Pusat Jaringan Gempa China.

Sichuan terletak di tepi Dataran Tinggi Tibet, dan menjadi tempat pertemuan lempeng tektonik sehingga sering dilanda gempa bumi. Dua gempa pada bulan Juni menewaskan sedikitnya empat orang.

Listrik padam dan bangunan rusak di kota bersejarah Moxi di prefektur otonomi Tibet Garze. Sedikitnya 29 orang tewas akibat gempa di wilayah tersebut.  

Tenda pengungsi telah didirikan untuk menampung lebih dari 50 ribu orang yang mengungsi dari rumah mereka. China Central Television (CCTV) melaporkan, tim penyelamat menarik seorang wanita yang terjebak di antara reruntuhan di rumahnya di wilayah Moxi. 

Sebagian besar bangunan di wilayah itu dibangun dari campuran kayu dan batu bata. Sekitar 150 orang dilaporkan terluka dengan berbagai tingkat cedera. 

Sebelumnya, pihak berwenang telah melaporkan 7 kematian di daerah Luding dan 14 lainnya di daerah Shimian di selatan.  Tiga dari mereka yang tewas adalah pekerja di Hailuogou Scenic Area, yang menawarkan pemandangan gletser dan cagar alam hutan.

Pihak berwenang melaporkan, batu dan tanah jatuh dari lereng gunung sehingga menyebabkan kerusakan pada rumah dan gangguan listrik. Sementara tanah longsor memblokir jalan raya pedesaan. (tim redaksi)

#gempasichuan
#presidentaiwan
#tsaiingwen
#korbantewas
#korbanluka
#tanahlongsor
#timpenyelamat
#evakuasi

Tidak ada komentar