Breaking News

Harga Tanah di Daerah Penyangga IKN Naik 10 Kali Lipat, REI: Spekulan Harus Jadi Perhatian Badan Otorita

Maket kawasan IKN Nusantara. Foto: Ilustrasi/ Dok.Kementerian PUPR

WELFARE.id-Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia ( REI ) Bambang Eka Jaya mengatakan, seiring pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, saat ini terjadi pergerakan harga tanah di wilayah penyangga. Harga tanah tersebut bergerak di kisaran 3-10 kali lipat dari sebelumnya.

Melonjaknya harga tanah yang cukup tinggi itu, menurut Bambang, menjadi salah satu hambatan untuk sektor properti. "Harga tanah di sekeliling IKN Nusantara bergerak sangat tinggi, lebih dari 10 kali lipat sebelum adanya pembangunan IKN Nusantara," ujar Bambang dalam Market Review IDXChanel, dikutip Sabtu (17/9/2022). 

Ia menyebut, adanya proyek IKN Nusantara sebetulnya bisa menjadi booster pada pertumbuhan sektor properti di Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Timur dan sekitarnya. Namun, ia berharap, bank tanah perlu diperbanyak untuk menghindari spekulan tanah yang terjadi wilayah penyangga IKN Nusantara. 

"Fungsi badan otorita, dengan adanya itu diharapkan bisa menyiapkan land bank dan pengembangan yang akan dilakukan di sana tidak terhambat dengan masalah tanah," sambung Bambang. 

Meski saat ini pemerintah sudah mengklaim tidak ada masalah pertanahan di kawasan pembangunan IKN Nusantara, menjaga tanah dari spekulan di kawasan penyangga menjadi penting untuk diperhatikan. 

"Jangan sampai hal tersebut justru menjadi hambatan dalam pengembangan ke depan. Pasti saat ini yang bergerak daerah penyangga yang sudah tumbuh, dengan adanya IKN akan semakin cepat geraknya. Sedangkan di IKN sendiri yang baru dimulai (pembangunan) adalah wadahnya," paparnya. 

Seperti diketahui, saat ini pemerintah hanya membangun infrastruktur dasar yang bersumber dari APBN, seperti kantor kementerian, sistem keamanan kota, rumah dinas, serta sarana dan prasarana penunjang. Sedangkan pengembangannya bakal digarap swasta. 

Fenomena melonjaknya harga tanah di daerah penyangga IKN sudah diprediksi sebelumnya oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. Dia mengungkapkan, jika harga tanah di daerah calon IKN akan melesat.

Kenaikan harga tanah pasti terjadi, seiring masifnya pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur yang menjadi wilayah terpilih sebagai ibu kota baru menggantikan Jakarta. 

"Kami akan bangun jalan tol. Jadi bapak dan ibu sekalian yang punya tanah di sini juga harus punya perencanaan yang makin matang. Karena hidup di lokal ini benar-benar akan berubah dengan hadirnya IKN," ujar Sri Mulyani, awal tahun 2022 lalu.

Dia meminta para pemilik tanah di daerah calon IKN di Kaltim bisa merencanakan dengan matang bagaimana kehidupan ke depan saat IKN pindah dari Jakarta. Pembangunan IKN di Kaltim merupakan salah satu bentuk pemihakan presiden kepada Pulau Borneo.

"Nah itu juga (harga tanah) yang harus diatasi ya. Karena kalau kita lihat IKN baru berfungsi secara maksimal setelah pemerintahan aktif dan berfungsi di ibu kota negara," tuntas Sri Mulyani. (tim redaksi)

#iknnusantara
#hargatanahdipenyanggaiknnaik
#kenaikanhargatanahdiikn
#realestateindonesia
#rei
#sektorproperti
#hargatanahdiiknmelonjak
#pengembangperumahan

Tidak ada komentar