Breaking News

Efek Domino Kenaikan BBM Subsidi, Kapal Angkut di Daerah Mulai Naikkan Tarif Per Hari Ini

Speed boat di Kaltara. Foto: Ilustrasi/ Dok.Metro Kaltara

WELFARE.id-Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, mulai berdampak ke daerah. Tarif speed boat (kapal cepat) antardaerah di Kalimantan Utara (Kaltara) mulai disesuaikan sejak Minggu (4/9/2022) kemarin.

"Hari ini (kemarin) sudah mulai naik. Sudah disepakati oleh gabungan pengusaha angkutan perairan dan pemerintah," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kaltara Andi Nasuha di Tanjung Selor, dikutip Senin (5/9/2022).

Kaltara yang memiliki empat kabupaten dan satu kota sangat mengandalkan alat transportasi sungai dan laut karena daerahnya memiliki beberapa sungai besar melintasi Bulungan, Malinau, dan Tana Tidung. Banyak pemukiman di pesisir pantai, khususnya Tarakan dan Nunukan.

Penyesuaian tarif itu berdasarkan Peraturan Gubernur Kaltara Nomor 1 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Kaltara Nomor 36 Tahun 2014 tentang Penyesuaian Tarif Angkutan Speedboat Reguler Antar Kabupaten/Kota dalam Provinsi Kaltara. 

Peraturan gubernur ini merinci ambang harga BBM dengan tarif kapal cepat yang diterapkan jika harga BBM sewaktu-waktu mengalami kenaikan.

Jadi, imbuh dia, meskipun peraturan gubernur ini dibuat tahun 2015, tetapi sudah mengantisipasi kenaikan harga BBM ke depan, seperti yang terjadi saat ini. 

Sesuai yang diumumkan pemerintah, harga Pertalite subsidi menjadi Rp10.000 per liter sejak 2 September 2022, ambang batas harga BBM Rp9.001 sampai Rp10.000 per liter, maka tarif kapal cepat rute Tarakan-Tanjung Selor menjadi Rp145.000 dari sebelumnya Rp120.000 per orang (ambang harga BBM Pertalite Rp7.001 sampai Rp8.000).

Selanjutnya tarif baru rute Tarakan-Malinau menjadi Rp310.000 dari sebelumnya Rp260.000 per orang. Rute Tarakan-Nunukan menjadi Rp280.000 dari sebelumnya Rp240.000 per orang, dan rute Tarakan-Tideng Pale menjadi Rp235.000 dari sebelumnya Rp210.000 per orang.

Kemudian rute Tarakan-Pulau Bunyu menjadi Rp120.000 dari sebelumnya Rp100.000 per orang, rute Tarakan-Sungai Nyamuk menjadi Rp280.000 dari sebelumnya Rp240.000 per orang, dan rute Tarakan-Sembakung menjadi Rp315.000 dari sebelumnya Rp265.000 per orang. 

Hal yang sama juga berlaku di Kendari. Akibat kenaikan harga BBM subsidi dan non subsidi naik, PT Pelayaran Dharma Indah menaikkan harga tiket kapal cepat tujuan Kendari-Raha dan Baubau.

PT Pelayaran Dharma Indah mengumumkan harga tiket kapal cepat rute Kendari-Raha yakni untuk executive dewasa Rp160.000, VIP dewasa Rp255.000, executive anak Rp115.000 dan VIP anak Rp172.000.

Kemudian rute Kendari-Baubau harga tiket untuk executive dewasa Rp235.000, VIP dewasa Rp315.000, executive anak Rp165.00 dan VIP anak Rp200.000.

Harga baru tersebut dikatakan mulai berlaku pada Senin (5/9/2022) hari ini. Kapal berangkat setiap hari selama dua kali, yakni pagi hari pukul 07.30 WITA dan siang hari pukul 13.00 WITA dengan waktu tempuh 3 jam perjalanan untuk tujuan Raha dan 8 jam tujuan Baubau.

Diketahui, pemerintah resmi menaikan harga BBM mulai dari Pertalite, Solar dan Pertamax pada Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB. Harga Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter, Solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter, Pertamax dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter. (tim redaksi)

#tarifkapalcepat
#tarifspeedboat
#efekkenaikanbbmsubsidi
#kaltara
#kapalpenumpang
#wargapesisir
#kenaikantarifspeedboat
#kendari

Tidak ada komentar