Breaking News

Dini Hari, Mentawai Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,1

Gempa bumi. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Gempa bumi kembali menggguncang wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (12/9/2022) dini hari. Kali ini, gempa diperkirakan magnitudo 5,1.

BMKG melalui akun Twitter resminya @infoBMKG menyampaikan, kali ini pusat gempa berada di laut yaitu 147 kilometer Barat Laut Kepulauan Mentawai. Koordinat gempa Mentawai terjadi di 1,22 Lintang Selatan (LS) dan 98,5 Bujur Timur (BT) di kedalaman 10 kilometer.

BMKG juga menyebutkan, skala intensitas gempa tersebut berada pada kategori IV-V MMI ("Modified Mercalli Intensity") di wilayah Sagulubeg, kategori III di Padang, dan III di daerah Padang Panjang. 

Diketahui sebelumnya, gempa magnitudo 6,2 mengguncang Pulau Siberut, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) diikuti gempa susulan dengan kekuatan 5,3 pada Minggu (11/9/2022).

Manajer Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai Amir Ahmar sempat mengatakan, ada korban luka dan bangunan rusak akibat gempa Minggu. "Kita masih melakukan pengecekan di beberapa tempat," jelasnya, Minggu (11/9/2022).

Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai, 5.756 jiwa pengungsi itu merupakan warga tiga desa di wilayah Kecamatan Siberut Barat. Yakni, Desa Sigapokna ada sebanyak 2.429 jiwa, Desa Simatalu sebanyak 975 jiwa, dan Desa Simalegi sebanyak 2.352 jiwa.

Sementara bangunan yang mengalami kerusakan sebanyak 22 unit baik itu bangunan milik pemerintah, maupun bangunan rumah warga. Dari jumlah tersebut, sebanyak lima rumah warga dan satu masjid rusak berat, kemudian delapan unit rumah warga dan satu Puskesmas Betaet mengalami rusak sedang.

Sedangkan yang mengalami rusak ringan, gedung SDN 8 Sagulubbek, Kecamatan Siberut Barat Daya, SMPN 2 Siberut Barat Daya, Labor SMAN 1 Siberut Barat, gedung TK, Pustu, Balai Dusun Muara Utara. Kerusakan bangunan itu rata-rata terjadi di Desa Simalegi.

Kemudian korban luka-luka akibat gempa sejauh ini ada tiga orang, yakni Darna Wati (57) tertimpa kayu ketika menyelamatkan diri dari rumah, Firdaus, kaki terkena kaca saat evakuasi, serta Fitriani lutut terluka dan pingsan saat evakuasi. Ketiga korban tersebut merupakan warga Desa Simalegi. (tim redaksi)

#gempamentawai
#sumaterabarat
#sumbar
#bmkg
#korbanluka
#bangunanrusak
#pengungsi
#bpbdkepulauanmentawai

Tidak ada komentar