Breaking News

Aturan Baru, Pegawai Dishub Wajib Bersepeda ke Kantor Tiap Jumat

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo. Foto: Istimewa/ Net

WELFARE.id-Aturan baru di lingkungan Dinas Perhubungan DKI Jakarta mulai berlaku sejak 26 Agustus lalu. Ya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menginstruksikan seluruh pegawainya menggunakan sepeda sebagai moda utama atau lanjutan ke tempat kerja setiap Jumat.

"Di hari Jumat, pegawai wajib menggunakan sepeda," ucapnya,  dikutip Jumat (2/9/2022). Kebijakan yang tertuang dalam Instruksi Kepala Dishub DKI Jakarta Nomor e-3001 Tahun 2022 tentang Penggunaan Sepeda Bagi Seluruh Pegawai Dishub DKI Jakarta itu juga untuk mendorong penggunaan sepeda di masyarakat.

Syafrin mengatakan, aturan tersebut berlaku bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) yang bekerja di lingkungan Dishub DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta sudah membangun jalur sepeda sepanjang 103,5 kilometer jalur sepeda dan akan terus dikembangkan dengan target 500 kilometer jalur sepeda pada 2030.

Penyediaan jalur sepeda itu sebagai bentuk dukungan program "Jakarta Ramah Bersepeda", serta menyukseskan seluruh program terkait pemanfaatan jalur sepeda. Ia menambahkan, aturan tersebut dibuat agar pegawai Dishub DKI Jakarta bisa memotivasi, sekaligus mengajak masyarakat ikut serta menggunakan sepeda saat beraktivitas.

Kegiatan tersebut sekaligus bertujuan untuk menyosialisasikan jalur-jalur sepeda yang telah tersedia di Jakarta. "Dishub harus menjadi trigger bagi semuanya. Di hari Jumat, pegawai wajib menggunakan sepeda. Kami lakukan kontrol dengan yang bersangkutan dilengkapi laporan,” tegasnya.

Ia juga menyebut, pegawai Dishub DKI Jakarta yang tidak memiliki sepeda dan menggunakan angkutan umum bisa menikmati fasilitas bike sharing di Jakarta. "Harapannya, instansi lainnya juga melakukan hal yang sama. Karena tujuannya menjaga kesehatan dan kebugaran pegawai,” harapnya.

Ia juga memastikan, akan menerapkan sanksi. "Karena ini instruksi dan ada disiplin pegawai," imbuhnya.

Kendati demikian, Syafrin menegaskan, sanksi ini belum bisa diterapkan karena kebijakan itu baru saja dimulai 26 Agustus lalu. Sementara itu, Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta Chaidir mengatakan, pegawai Dishub DKI boleh membawa kendaraan pribadi saat berkantor setiap Jumat.

Namun, kata Chaidir, kendaraan tersebut tak boleh diparkirkan di kantor. "Boleh saja dia gunakan kendaraan pribadi, tapi dia parkirnya ditentukan di titik-titik parkir yang sudah ada," kata Chaidir 

Selain itu, Chaidir juga membolehkan pegawai Dishub menggunakan transportasi umum tiap Jumat. "Yang enggak punya sepeda, bisa naik kendaraan umum. Boleh naik angkot," tutupnya. (tim redaksi)

#dishubdkijakarta
#kebijakannaiksepedakekantor
#naiktransportasiumum
#pegawaidishubdkijakarta
#naikkendaraanumum
#penerapansanksi

Tidak ada komentar