Breaking News

2 Kecelakaan Pesawat Latih dalam 3 Bulan, Panglima Minta Evaluasi Seluruh Alutsista Milik TNI!

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Foto: Istimewa/ Antara

WELFARE.id-Dua kecelakaan pesawat TNI dalam kurun waktu tiga bulan terakhir mendapat sorotan dari Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Ia meminta seluruh jajarannya untuk melakukan evaluasi seluruh alutsista milik TNI.  

Hal itu disampaikan Panglima TNI menyikapi dua kecelakaan pesawat TNI yang terjadi tahun ini. Pertama, pesawat latih tempur Golden Eagle T-50i  milik TNI Angkatan Udara yang jatuh di Blora, Jawa Tengah, 18 Juli 2022 lalu.

Kedua, pesawat latih G-36 Bonanza T-2503 milik TNI Angkatan Laut yang jatuh di Selat Madura pada 7 September 2022 lalu. "(Evaluasi) Harus, karena kita harusnya kita meminimalisir semaksimal mungkin terjadinya eksiden ya," kata Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa saat menghadiri acara Naval Expo 2022 dalam rangka memperingati HUT TNI Angkatan Laut ke-77 Tahun di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dikutip Senin (12/9/2022).

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu pun mendukung langkah TNI AL yang akan melibatkan Komite Nasional Kecelakaan Tranportasi (KNKT) dalam melakukan investigasi kecelakaan pesawat latih G-36 Bonanza T-2503 yang jatuh di Selat Madura. Dan menyebabkan gugurnya dua prajurit terbaik TNI Angkatan Laut.

"Oh iya kita akan transparan. Sejak insiden juga yang jatuhnya pesawat T-50i AU kita belum lama kan di sekitar Iswahjudi Madiun, dan sekarang juga itu kita melibatkan KNKT. Supaya apa, supaya juga transparan," tegasnya. 

Ia juga menambahkan, pelibatan KNKT yang merupakan lembaga sipil yang memiliki kewenangan dalam melakukan penyelidikan kecelakaan transportasi dapat membantu dalam proses investigasi alutsista TNI. "Mereka juga punya kesempatan untuk melakukan, membantu investigasi. Bisa jadi masukan untuk kita, apa sih kira-kira yang menjadi penyebabnya," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, dirinya telah menerbitkan surat perintah untuk pelaksanaan investigasi kecelakaan Pesawat Udara (Pesud) G-36 Bonanza T-2503 yang jatuh di Selat Madura.  

Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan, Tim investigasi yang akan menyelidiki jatuhnya pesawat tersebut terdiri dari Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Laut (Irjenal), Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal), dan KNKT. 

"Iya, suratnya sudah saya tandatangani," singkatnya. (tim redaksi)

#alutsistatni
#evaluasikecelakaan
#peristiwakecelakaanpesawattni
#knkt
#panglimatniandikaperkasa
#kecelakaanpesawatlatih
#tni
#tniau
#tnial

Tidak ada komentar