Breaking News

Ungkap 29 Kasus Judi Online, Polda Banten Cokok 65 Tersangka Bandar

Kabid Humas Polda Banten Kombespol Shinto Silitonga (tengah) memperlihatkan barang bukti saat konferensi pers pengungkapan judi online di Mapolda Banten, Kamis (25/8/2022). Foto: Istimewa

WELFARE.id-Perang melawan perjudian terus dilakukan jajaran Polda Banten. Dalam beberapa hari melakukan penggerebekan, Polda Banten mengungkap kasus sindikat judi online dan manual. 

Hasilnya, 29 kasus judi dan 65 tersangka berhasil dibekuk. Para pelaku itu hasil pengungkapan tiap jajaran polres dan Ditreskrimum Polda Banten.

Kabid Humas Polda Banten Kombespol Shinto Silitonga mengatakan Ditreskrimum dan jajaran polres jajaran langsung merespons perintah Kapolri dengan melakukan ungkap kasus berbagai macam perjudian.

"Polda Banten merilis  pengungkapan 29 kasus judi dan 65 tersangka baik yang ditangani Ditreskrimum Polda Banten maupun polres jajaran," ucap Shinto saat konferensi pers di Mapolda Banten, Kamis (25/8/2022).

Shinto juga mengatakan jumlah uang yang berhasil disita dari tindak pidana perjudian ini cukup banyak.
"Penyidik berhasil menyita uang Rp947.585.500,” terang juga mantan Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang ini.  

Shinto juga mengatakan barang bukti terbanyak berasal dari sindikasi judi online RM yang berkedok perusahaan periklanan sebesar Rp931 juta. 

”Namun ternyata perusahaan tersebut membuka 50 website yang digunakan bukan untuk  promo jasa periklanan namun untuk beragam slot judi online," paparnya. 

Shinto juga menyebutkan tersangka RM sebagai komisaris dari perusahaan judi online sedangkan dua orang  tersangka tim serta dua orang tersangka bandar judi online itu statusnya DPO.

”Tersangka RM dari ungkap kasus wilayah Tangerang sedangkan dua orang sebagai tim, dan enam orang tersangka sebagai marketing serta dua orang tersangka bandar masih DPO," paparnya juga. 

Karena jumlah uang yang dikelola sindikat judi ini cukup besar maka penyidik akan bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam rangka membantu penyidik untuk menelusuri aliran dana haram tersebut.

"Kapolda Banten tetap konsisten dengan pemberantasan judi di wilayah Banten dan tetap memerintahkan pejabat reskrim di tingkat polda dan polres terus melakukan penindakan dan pengungkapan segala bentuk perjudian hingga ke level bandar,” cetusnya. 

Selain itu juga, Shinto mengatakan Kapolda Banten juga meminta penyidik untuk tidak ragu menerapkan persangkaan tindak pidana pencucian uang dengan pelibatan peran PPATK untuk dapat men-tracing harta kekayaan hasil kejahatan perjudian tersebut. 

”Dengan prinsip follow the money and follow the assets," jelas Shinto lagi. Selain bekerja sama dengan PPATK, Polda Banten juga berkoordinasi dengan Kementerian Kominfo untuk dapat memblokir situs judi online.

"Polda Banten telah mengidentifikasi 71 situs judi online dari pengungkapan 29 kasus ini dan akan segera berkooordinasi juga mengirimkan surat ke Kemenkominfo untuk memblokir website-website judi online ini,” tandas Shinto lagii.

Adapun situs judi online yang diungkap Polda Banten adalah: All Togel, Elang Game, Naga 66, Panen 55, Elang 189, Dana 189, Raden 99, Delta Toel, Jitu Paito, Togel Sydney, Togel Hongkong.

Lalu, Togel Singapure, Nadim Togel, Togel Rokok Bet, Abu Togel, Seleb Toto, Enter Togel, Wak Togel, Batik Poker, App Game Ludo King, Pakong lama.com9. (tim redaksi)


#poldabanten
#perjudian
#judionline
#berantasjudi
#provinsibanten
#perintahkapolri

Tidak ada komentar