Breaking News

Tren Slow Living, Cara Cerdas Menikmati Hidup di Tengah Tagline "Time is Money"

Tren gaya hidup slow living. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Tren gaya hidup beberapa tahun belakangan mengalami beberapa peralihan. Salah satunya munculnya tren slow living atau seni hidup melambat.

Tren ini berfokus pada hidup sederhana dan pada tujuan hidup masing-masing individu dengan cara menikmati hal-hal kecil. Seni hidup melambat atau slow living dapat dinikmati oleh kita yang merasa butuh untuk mengubah cara hidup yang terlalu metropolis menjadi lebih sederhana dan menyatu dengan alam.

Umumnya, mereka yang hidup melambat akan menfokuskan diri dengan hal-hal kecil dan sederhana namun bermakna dalam hidup kesehariannya. Seni hidup melambat atau tren slow living biasa dilakukan dengan beralih untuk melakukan aktivitas berikut ini:

1. Mengurangi pemakaian gawai

Tidak dapat dipungkiri di era modern ini kehadiran gawai sangat dibutuhkan. Hidup sangat bergantung pada gawai mulai dari berkirim pesan, bersosialiasi, hingga menonton.

Pelaku tren slow living, mengatur hidup mereka agar lebih bisa mengontrol pemakaian gawai. Bila perlu, kurangi pemakaian gawai dan mulai berinteraksi secara langsung.

2. Menikmati keindahan alam

Salah satu hal yang sering luput adalah menikmati pemandangan yang tersedia di sekitar kita. Menikmati keindahan alam dipercaya dapat memberikan ketenangan batin dan membuat yang menikmati lebih bersyukur akan hal-hal yang sudah diberikan dalam hidupnya.

3. Mengonsumsi Sayur dan Buah

Makan sayur dan buah adalah hal sederhana selain menikmati keindahan alam. Menikmati hasil alam atau pertanian adalah salah satu poin penting dalam seni hidup melambat. Konsumsi sayur dan buah dapat membantu pelaku seni hidup melambat untuk hidup lebih sehat dan bahagia.

4. Melakukan Hal-Hal Sederhana

Bercocok tanam, menikmati udara pagi, dan memasak sendiri di rumah adalah aktivitas sederhana yang dilakukan dalam seni hidup melambat. Mengerjakan hal-hal simpel tersebut dapat memberikan kebahagiaan dan ketenangan.

5. Mengefisiensi Waktu

Seni hidup melambat mempengaruhi pelakunya untuk lebih fokus pada tujuan hidup masing-masing sehingga efisiensi waktu adalah kunci. Melakukan aktivitas dengan efisien dapat mempengaruhi kualitas hidup pelakunyaĆ¢€”apakah lebih produktif atau justru sebaliknya.

6. Membaca untuk Menikmati Waktu Luang

Kegiatan membaca dapat dilakukan untuk mengisi waktu luang, sebelum mengawali hari, atau setelah lelah beraktivitas seharian. Membaca dapat menambah ilmu dan informasi sekaligus hiburan.

Mengutip berbagai sumber, Kamis (4/8/2022), ada banyak manfaat menjalankan slow living. Di antaranya: 

1. Fisik dan Mental Sehat

Kamu jadi lebih sadar (mindful) terhadap diri sendiri dan semua keputusan kamu sehingga dapat mengelola tekanan dan memilih pilihan yang sehat dan baik

2. Jadi Lebih Bahagia

Kamu jadi lebih menghargai waktu kamu dan akan memilihnya untuk hal-hal yang kamu sukai dengan bersyukur. Tentunya akan membuat kamu lebih bahagia.

3. Jadi Lebih Produktif

Karena kamu lebih Mindful, kamu jadi bisa menentukan prioritas dengan cara fokus mengerjakan yang penting terlebih dahulu dan mengabaikan yang lainnya.

4. Hubungan & Relasi Membaik

Suatu hubungan yang baik dan positif hanya akan terjadi jika jika dapat hadir dan fokus penuh dalam memperhatikan dan mendengar pasangannya, sehingga komunikasi menjadi lancar.

5. Memiliki Waktu Tambahan

Kamu jadi punya banyak waktu tambahan yang bisa kamu habiskan untuk melakukan semua hal yang penting, berharga, dan kamu sukai. (tim redaksi)

#trenlifestyle
#slowliving
#lebihfokus
#gayahidupsederhana
#gayahidupmelambat
#kembalikealam
#menikmatihalsederhana
#mengurangipemakaianponsel

Tidak ada komentar