Breaking News

"Suntik Mati" TV Analog di Jabodetabek Kembali Diundur, Deadline 2 November 2022 Semua ASO

TV digital. Foto: Ilustrasi/ Dok.Suaramerdeka

WELFARE.id-Pemadaman TV analog atau analog switch off (ASO) di wilayah Jakarta yang semula akan dilakukan Kamis (25/8/2022) ternyata ditunda. ”ASO di Jabodetabek tidak menyebut tanggal (25 Agustus 2022, Red),” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, dikutip Sabtu (27/8/2022).

Migrasi TV analog ke TV digital sebelumnya direncanakan untuk dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama 30 April, tahap kedua 25 Agustus, dan tahap ketiga 2 November. 

Namun, Kemenkominfo mengubah rencana tersebut menjadi multiple ASO. Johnny menjelaskan, bahwa multiple ASO adalah metode pelaksanaan ”suntik mati” TV analog secara paralel di beberapa wilayah hingga batas akhir program itu pada 2 November. 

Pelaksanaan ASO di wilayah-wilayah tersebut nanti mengacu pada kesiapan wilayah. ”Maka dari itu, tahapan ASO yang semula dibagi tiga diubah menjadi multiple ASO dengan memperhatikan kesiapan infrastruktur siaran televisi digital dan kesiapan masyarakat,” imbuh Direktur penyiaran Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kemenkominfo Geryantika Kurnia.

Meski tak jadi dilaksanakan seperti jadwal awal, Gery menyebut ASO di wilayah Jabodetabek diumumkan dalam waktu dekat. Sejumlah warga di kawasan Tangerang Selatan terlihat masih ada yang bisa menikmati siaran TV analog.

Beberapa ada yang sudah menambah alat agar bisa menangkap siaran TV digital. Lingkan Pertiwi, 30 tahun, misalnya, mengaku sudah menambahkan alat set top box untuk televisi miliknya.

"Nggak pakai antena luar. Cukup tambah alat seperti rekorder, dipasang di dinding saja, dicolok, siaran televisi jadi lebih bersih. Sebelum pakai alat beberapa siaran televisi di rumah saya tampilannya jelek, sekarang sudah bagus," jelasnya.

Sementara Tiara Wijaya, warga Tangsel yang lain, mengaku masih pakai TV LED Samsung lama miliknya. ”TV saya ini masih pakai LED Samsung yang lama, masih analog kan ini, bukan digital. Ini saya sedang menonton SCTV, masih ada gambarnya. RCTI juga masih ada gambarnya dan bagus," imbuhnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan penghentian siaran televisi analog terestrial atau Analog Switch Off (ASO) nasional akan dilaksanakan paling lama, Rabu 2 November 2022, sesuai pasal 60A UU nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran melalui UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Berdasarkan hasil evaluasi penerapan ASO di beberapa wilayah, Kementerian Kominfo menyesuaikan sistem pelaksanaan ASO dalam rangka mengefektifkan kegiatan ASO dan meminimalisir potensi kendala akses siaran masyarakat. 

Pelaksanaan yang semula akan diadakan secara bertahap dalam tiga bagian yaitu 30 April 2022, 25 Agustus 2022, dan 2 November 2022 diubah berdasarkan kesiapan wilayah. 

Tagetnya seluruh siaran televisi analog di Indonesia harus sudah bermigrasi sebelum 2 November 2022. Pendekatan ini disebut dengan pendekatan multiple ASO.

Melansir kominfo.go.id, ada tiga komponen yang ditinjau oleh Kementerian Kominfo dalam menentukan tingkat kesiapan teknis suatu wilayah untuk diberlakukan ASO, yaitu:

1. Terdapat siaran televisi analog di wilayah yang akan dihentikan siarannya

2. Wilayah yang tercakup dengan siaran televisi analog sudah siap digantikan dengan siaran TV digital

3. Bantuan Set Top Box (STB) untuk rumah tangga miskin di daerah tersebut sudah terdistribusi.

Nantinya pengumuman tanggal beserta wilayah yang siap diberlakukan ASO akan diumumkan secara resmi secara berkala. Kini kesiapan wilayah ASO tengah dipusatkan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). (tim redaksi)

#suntikmatitvanalog
#tvdigital
#aso
#kominfo
#johnnygplate
#siarantelevisi

Tidak ada komentar