Breaking News

Situs Amazon Daftar PSE Kominfo Manual, Dirjen Aptika: Sudah Terdaftar

Ilustrasi kantor Amazon perusahaan e-commerce asal Amerika Serikat. Foto: net

WELFARE.id-Platform media elektronik yang beroperasi di Tanah Air ramai-ramai mengurus pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bila tidak ingin diblokir.

Terbaru, situs e-commerce Amazon mengklaim sudah mengurus PSE di Kemenkominfo, Senin (1/8/2022).
Narasumber Amazon mengatakan pihaknya sudah menyelesaikan pendaftaran di Online Single Submission (OSS).

Karena itu, platform jual beli milik orang terkaya nomor ketiga dunia Jeff Bezos yang memiliki total kekayaan versi Forbes USD160,6 miliar atau Rp2.387 triliun itu tetap bisa diakses oleh masyarakat Indonesia.

"Kami ingin menyampaikan bahwa Amazon.com telah menyelesaikan pendaftaran secara manual dan sedang mengurus pendaftaran melalui online single submission (OSS)," terang pernyataan resmi dari representasi Amazon, Senin siang (1/8/2022).

Meski begitu, pantauan media ini situs e-commerce Amazon hingga Senin (1/8/2022) pukul 14.01 WIB belum muncul di situs resmi PSE Kementerian Kominfo. Meski begitu, situs Amazon.com juga masih bisa diakses.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo Semuel Abrijani mengungkapkan Amazon layanan cloud sudah terdaftar PSE Kementerian Kominfo, Jumat (29/7/2022)

Begitu juga terjadi dengan pada Google.com. Kementerian Kominfo dan perusahaan asal Silicon Valley, California, AS, itu sama-sama mengklaim sudah terdaftar PSE. Namun hingga kini situs PSE belum menampilkan pendaftaran Goggle hingga kini.

Situs PSE Kementerian Kominfo tak menampilkan Amazon E-commerce di dalam daftarnya terkait perusahaan e-commerce asing tersebut. Adapun tiga pendaftar terakhir adalah Novelaku, Ragnarok M: Eternal Love, dan Microsoft Bing.

Untuk diketahui, aturan PSE itu sendiri tertuang dalam Permenkominfo Nomor 5 tahun 2020 tentang PSE Lingkup Privat, sehingga sejumlah perusahaan teknologi berbondong-bondong mendaftar agar tetap bisa beroperasi di Indonesia.

Kementerian Kominfo mewajibkan pendaftaran PSE dengan tenggat Rabu (20/7/2022). Setelah tenggat lewat, Kementerian Kominfo memberikan perpanjangan tenggat pendaftaran lima hari kerja sambil mengirimkan surat teguran, Kamis (21/7/2022).

Karena tidak juga mendaftar, Kementerian Kominfo sudah memutus akses terhadap 7 PSE, yakni Paypal, Steam, Dota, CS Go, Yahoo, Origin.com dan epicGames. Meski begitu, search engine Yahoo dan situsnya masih bisa dibuka.

Khusus untuk PayPal, Kementerian Kominfo membuka akun itu hingga Jumat (5/8/2022) untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat Indonesia mengambil uangnya dalam platform tersebut. (tim redaksi)


#kementeriankominfo
#penyelenggarasistemelektronik
#pselingkupprivat
#amazon.com
#dirjenaplikasiinformatika 
#semuelabrijani

Tidak ada komentar