Breaking News

Sidang Perdana Doni Salmanan, Raup Rp40 M dari Binary Option Quotex

Doni Salmanan dan istri (instagram @donisalmanan) 

WELFARE.id-Sidang kasus penipuan investasi opsi biner dengan terdakwa Doni Salmanan digelar perdana pada Kamis (5/8/2022). Berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung, pemilik nama lengkap Doni Muhammad Taufik ini didakwa menerima keuntungan dari cara mengajak untuk mendaftarkan serta mendepositokan sejumlah uang di aplikasi binary option Quotex. 

Tak hanya itu, Doni juga dinilai menyebarkan konten atau berita bohong saat menawarkan aplikasi Quotex kepada para pengikutnya. "Agar orang-orang merasa tertarik lalu mendaftar sebagai member Quotex melalui link yang telah diberikan oleh terdakwa, sehingga terdakwa mengambil keuntungan dari setiap orang yang melakukan pendaftaran dan mendepositokan uangnya di Quotex," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Romlah, dikutip Jumat (5/8/2022). 

Tidak tanggung-tanggung, terdakwa berhasil memperoleh Rp40 miliar dari para orang yang bergabung dengan Quotex. Jika dirata-ratakan, kata Romlah, Doni menerima paling tidak Rp3 miliar setiap bulannya. "Terdakwa terlebih dulu mendaftar sebagai afiliator di Quotex sebelum mengajak para trader untuk mendaftar. Dia mendapatkan keuntungan dari tiap trader yang mendaftar dan mendepositkan uang," karanya. 

JPU menambahkan, apa yang diraih Doni tidak berlaku bagi orang jadi trader di Quotex. Para Trader yang sudah mendaftarkan diri tidak mendapatkan keuntungan yang telah dijanjikan Doni "Mereka mengalami kekalahan dan kerugian. Bahwa dari seluruh member yang mendaftar sebagai member Quotex melalui link terdakwa tersebut, terdakwa telah menerima keuntungan sebagai afiliator Quotex sebesar Rp40 miliar atau rata-rata sebesar Rp3 miliar per bulannya dari Quotex," terangnya. 

Melalui Posko Pengaduan Trading Quotex, tercatat ada 142 orang yang mengaku telah menjadi korban dengan kerugian mencapai lebih dari Rp24 miliar. "Berdasarkan laporan korban melalui Posko Pengaduan trading Quotex, yang diperkuat dengan hasil perhitungan ulang dari ahli akuntansi dengan nilai kerugian sebesar Rp24.366.695.782," ungkap jaksa. 

Dalam sidang tersebut juga terungkap jika Doni memakai uang hasil penipuan untuk biaya pernikahannya dengan Dinan Nurfajrina. JPU menyebut uang sebesar Rp50 juta diberikan Doni Salmanan pada Dinan pada November 2021. Uang itu digunakan untuk kebutuhan pernikahan. "Uang hasil keuntungan sebagai affiliator juga terdakwa berikan kepada saksi Dinan Nurfajrina Fauzan yang merupakan istri terdakwa," katanya. 

Ada juga Rp200 juta yang diberikan Doni sebagai mahar mas kawin pernikahan. Selain itu, terdakwa juga memberikan tas mewah seharga jutaan hingga ratusan juta. "Selain kepada saksi Dinan Nurfajrina selaku istri terdakwa, diketahui terdakwa juga menggunakan uang hasil keuntungan sebagai affiliator Quotex untuk diberikan secara cash kepada saksi Masuroh yang merupakan ibu kandung terdakwa," kata jaksa menjelaskan. 

Lalu, Doni tiap bulannya memberikan uang sebesar Rp20 juta kepada ibunya dari bulan Maret 2021 hingga Januari 2022. Sehingga menurut jaksa, ada sebanyak Rp220 juta yang diterima oleh ibu Doni Salmanan tersebut. 

Doni Salmanan didakwa Pasal 45A ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, sebagaimana dakwaan kesatu. (tim redaksi) 

#donisalmanan
#binaryoption
#quotex
#sidangdonisalmanan
#pnbalebandung
#bandung

Tidak ada komentar