Breaking News

Rumah Merangkap Bengkel Motor Terbakar di Tangerang, Satu Tewas

Petugas memadamkan api yang membakar bengkel motor di Jalan Raya Prancis, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis (11/8/2022). Foto: Dok/BPBD Kabupaten Tangerang

WELFARE.id-Kebakaran hebat melanda sebuah rumah sekaligus bengkel motor yang berlokasi di Kampung Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (11/8/2022) pukul 03.30 WIB.

Satu keluarga menjadi korban amukan si jago merah tersebut. Satu tewas sementara tiga lainnya selamat dalam kebakaran yang terjadi di pagi buta tersebut.

Tiga korban yang selamat dalam peristiwa itu adalah Surya, 55 (ayah), Indah, 50 (ibu), dan anak berinisial AS berusia 15 tahun.

Sedangkan, anak tertua  berinisial IS, 20, tewas dalam peristiwa kebakaran tersebut, karena tidak sempat menyelamatkan diri dari kobaran api.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir mengatakan, peristiwa itu dilaporkan pada Kamis (11/8/2022) sekitar pukul 04.10 WIB.
Setelah mendapat laporan dari warga, timnya terjun ke lokasi dengan mengerahkan 2 unit mobil pemadam kebakaran serta 12 petugas.

Tim yang terlibat yaitu dari unit Pos Pemadam Kebakaran Kosambi dan Pos Pemadam Kebakaran Pakuhaji Kabupaten Tangerang, dibantu juga oleh Polsek Teluk Naga dan RW/RT serta warga setempat.
Pemadaman api berlangsung sejak pukul 04.30 WIB dan si jago merah berhasil dipadamkan pukul 05.30 WIB.

Sementara itu, Kapolsek Teluknaga AKP Darma Adi Waluyo mengatakan peristiwa maut itu terjadi saat pagi buta saat keluarga itu tengah tertidur lelap. Usai tewas, jenazah korban IS  dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Dia juga menjelaskan kebakaran yang terjadi sekitar pukul 3.30 WIB, Surya terbangun karena mendengar ada suara di atas rumahnya. "Setelah bangun dia mendapatkan di atas ada api. Rumah itu merangkap jadi satu sama bengkel di bawah," ujar perwira pertama Polri ini  Kamis (11/8/2022).

Surya dan Indah tidur di lantai bawah, sedangkan kedua anak mereka tidur di lantai atas rumah. Rumah yang bagian atas berbentuk panggung yang terbuat dari kayu. Surya berteriak memanggil-manggil kedua anaknya agar segera turun dan menyelamatkan diri.

AS bergegas turun setelah mendengar teriakan ayahnya. Namun, IS tidak sempat menyelamatkan diri.
"(Orangtua) teriak-teriak disuruh loncat sama orangtuanya. Tapi si anaknya itu (IS), karena api sudah besar dia enggak berani (loncat turun ke tangga). Akhirnya terjebak dan tewas terbakar," ungkap Darma juga. Kasus kebakaran ini masih dalam penyelidikan kepolisian setempat. (tim redaksi)


#kebakaran
#bengkelterbakar
#satutewas
#kabupatentangerang
#bpbd
#polsekteluknaga
#akpdarmaadiwaluyo

Tidak ada komentar