Breaking News

Peringatan Dini BMKG, Nelayan Diminta Waspadai Gelombang Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Indonesia

Gelombang tinggi. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 15-16 Agustus 2022. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur-Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5- 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia Selatan Bali - NTT, Laut Jawa bagian selatan, Selat Makasar bagian selatan, Laut Flores, Laut Banda dan Laut Arafuru.

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.50 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, Laut Jawa bagian timur, Selat Makasar bagian selatan, perairan P. Selayar, Laut Flores, perairan Baubau - Kep. Wakatobi, perairan Manui - Kendari, perairan selatan P. Sula, perairan selatan P. Buru - Seram, perairan Sermata - Kep. Tanimbar, perairan Kep. Kai - Aru, Laut Timor, Laut Arafuru bagian timur dan barat, Laut Maluku, perairan utara Papua Barat, perairan utara Biak, perairan Fakfak - Kaimana, perairan Amamapare.

Sedangkan, untuk gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.5 - 4.0 meter berpeluang terjadi di perairan barat Aceh - Kep. Nias, perairan Bengkulu - barat Lampung, Samudra Hindia Barat Aceh - Kep. Nias, perairan selatan Jawa Barat - Jawa Tengah, perairan selatan Bali - Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa Barat, Samudra Hindia Selatan NTT, perairan P. Sawu - Rote, Laut Sawu, Laut Banda, perairan selatan Kep. Tanimbar, Laut Arafuru bagian tengah. 

Untuk perkiraan gelombang yang sangat tinggi di kisaran 4.0 - 6.0 meter berpeluang terjadi di perairan barat Kep. Mentawai, Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai - Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten, Samudra Hindia Selatan Banten, perairan selatan Jawa Timur, Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah - NTB.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).

Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). 

"Untuk masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tulis BMKG dalam keterangannya, Senin (15/8/2022). (tim redaksi)

#gelombangtinggi
#cuacaburuk
#peringatandinigelombangtinggi
#bmkg
#daerahpesisir
#nelayan

Tidak ada komentar