Breaking News

Paus Fransiskus Didera Sakit Lutut, Muncul Spekulasi "Pensiun Dini"

Paus Fransiskus. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Sejak didera sakit lutut, Paus Fransiskus mengakui dirinya melambat saat melakukan pelayanan kepada umat. Rencana lawatan ke berbagai negara pun sebagian tertunda karena kondisi fisik "sang gembala" umat Katolik sedunia itu tak memungkinkan.

Melansir AFP, Rabu (3/8/2022), Paus Fransiskus mengakui kecepatannya melayani umat melambat. "Saya tidak berpikir bisa pergi dengan kecepatan yang sama seperti biasa bepergian," kata Paus berusia 85 tahun itu.

Apalagi, di berbagai kesempatan,  dirinya harus bergantung pada kursi roda. Ini bukan pertama kalinya Paus Fransiskus mengangkat kemungkinan "pensiun dini" mengikuti jejak pendahulunya, Benediktus XVI, yang juga berhenti dengan alasan kesehatan.

Kala itu, Benediktus XVI "pensiun dini" dari tahta tertinggi Vatikan pada 2013. "Saya pikir di usia saya dan dengan keterbatasan ini, saya harus menyelamatkan diri saya sedikit untuk dapat melayani gereja. Atau, alternatifnya, untuk memikirkan kemungkinan menyingkir," ujarnya.

Pada 2014, setahun setelah ditahbiskan sebagai Paus, dirinya sempat mengatakan kepada wartawan bahwa jika kesehatannya menghalangi fungsinya sebagai paus, ia akan mempertimbangkan untuk mengundurkan diri. 

Pada Mei, seperti yang dilaporkan di media Italia, Paus Fransiskus bercanda tentang penyakit lututnya selama pertemuan tertutup dengan para uskup, dengan mengatakan,  "Daripada beroperasi, saya akan mengundurkan diri."

"Pintunya terbuka, itu salah satu opsi normal, tapi sampai sekarang saya belum mengetuk pintu ini," imbuhnya.

Lantas, dia menambahkan, sekali lagi, bahwa kemungkinan untuk mengundurkan diri masih adam "Tapi bukan berarti lusa aku tidak mulai berpikir, kan? Tapi saat ini aku benar-benar tidak berpikir. Perjalanan ini juga sedikit ujian. 

Memang benar bahwa Anda tidak dapat melakukan perjalanan dalam keadaan ini, Anda mungkin harus mengubah gaya sedikit, mengurangi, melunasi utang perjalanan yang masih harus Anda lakukan, mengatur ulang. Tetapi Tuhan akan memberi tahu. Pintunya terbuka, itu benar,” paparnya.

Sebatas informasi, Paus Fransiskus cukup sering menggunakan kursi roda selama perjalanannya ke Kanada, di mana dia menyampaikan permintaan maaf bersejarah selama beberapa dekade atas pelecehan anak-anak Pribumi di sekolah-sekolah perumahan yang dijalankan oleh Gereja Katolik. Tapi Bapa Suci itu berdiri di "mobil paus" untuk menyambut orang banyak. (tim redaksi)

#pausfransiskus
#vatikan
#pemimpinumatkatolik
#umatkatolikdunia
#operasilutut
#sakitlutut

Tidak ada komentar