Breaking News

Operator Bioskop Cineworld Ajukan Pailit

Cineworld group Plc 

WELFARE.id-Wall Street Journal melaporkan operator bioskop terbesar kedua di dunia, Cineworld Group Plc berencana untuk mengajukan kebangkrutan di AS. Akibatnya, sahamnya merosot lebih dari 80 persen. 

Mengutip Reuters, jaringan bioskop yang memiliki utang lebih dari USD4,8 miliar atau setara dengan 4 miliar euro atau Rp71,4 triliun (Kurs Rp14.898 per dolar AS) telah menyewa pengacara dari Kirkland & Ellis, dan konsultan dari ahli restrukturisasi AlixPartners untuk memberi nasihat tentang pengajuan Bab 11. 

Perusahaan yang memiliki 751 bioskop di 10 negara termasuk jaringan Cineworld dan Picturehouse di Inggris itu juga mempertimbangkan untuk mengajukan proses kepailitan di Inggris. 

Seorang juru bicara perusahaan merujuk pada pernyataan Cineworld awal pekan ini ketika dihubungi untuk dimintai komentar. Cineworld mengatakan pada Rabu (17/8/202), mereka sedang mempertimbangkan restrukturisasi untuk meringankan beban utangnya. 

Jaringan bioskop itu terlilit hutang besar dari akuisisi, dan telah mengalami pemulihan box-office yang lemah setelah lockdown COVID-19 yang membuat pelanggan menjauh dari bioskop. 

Saham Cineworld turun 59 persen di perdagangan London pada hari Jumat (19/8/2022) sore setelah sebelumnya turun sebanyak 82 persen. 

"Saham Cineworld turun sebanyak 82 persen setelah laporan kebangkrutan Perusahaan sedang dalam diskusi aktif dengan berbagai pemangku kepentingan dan sedang mengevaluasi berbagai opsi strategis untuk mendapatkan likuiditas tambahan dan berpotensi merestrukturisasi neraca," kata perusahaan. 

“Setiap transaksi de-leveraging kemungkinan akan mengakibatkan dilusi yang sangat signifikan dari kepentingan ekuitas yang ada di Cineworld,” kata perusahaan menambahkan. (tim redaksi

#cineworld
#jaringanbioskopcineworld
#cineworldajukanpailit
#cineworldbankrupt
#CineworldGroupPlc

Tidak ada komentar