Breaking News

Nikmatnya Sajian Khas Aceh, dari Ayam Tangkap hingga Sambal Ganja

Kanabu meramaikan destinasi kuliner Jakarta (welfare.id/ Dewi Maryani)

WELFARE.id-Mi Aceh, Kopi Gayo, rujak Aceh tentu sudah tidak asing ditelinga kita. Padahal, masih banyak lagi kuliner khas Serambi Mekah yang tak kalah lezat. Ini lah yang coba dihadirkan oleh Kanabu yang baru buka di Jl Bendungan Hilir No 44A, Jakarta Pusat.  

Menghadirkan masakan khas Aceh, Store manager Kanabu, Teuku Fitriansyah, mengungkap kari kambing, ayam tangkap, dan sambal ganja menjadi menu unggulan restorannya. "Kami memilih lokasi di area Bendungan Gilir agar bisa menjadi pilihan untuk keluarga yang tinggal di area perumahan dan juga untuk para pekerja kantoran yang biasanya senang untuk makan siang bersama sebagai hiburan penat dari rutinitas kantor," ungkapnya, dikutip Selasa (16/8/2022). 

Teuku mengatakan Kanabu ingin membawa cita rasa masakan Aceh asli ke Ibu Kota. Selain itu, mereka juga mendekorasi restorannya dengan pelaminan tradisional Aceh yang bisa menjadi salah satu objek foto para pengunjung. "Kanabu hadir untuk mengobati rasa rindu masyarakat Jabodetabek dengan makanan khas Aceh," ujarnya 

Teuku menyatakan menu khas dari Aceh yang sudah terkenal dan menjadi ikon adalah mi aceh. Namun, masih banyak sekali menu khas lainnya yang dimiliki provinsi di ujung utara Pulau Sumatra tersebut. Kanabu menawarkan berbagai menu khas Aceh lainnya. Di samping kari kambing, ayam tangkap, dan sambal ganja, Kanabu menawarkan daging tangkap, kari bebek, dan ikan kayu (keumamah). 

Kari kambing yang merupakan menu andalan Kanabu dibuat secara unik, yaitu di satu kuali yang sangat besar yang dapat memuat 30 sampai 40 kg daging kambing dan 100 liter kuah kari. Masakan ini menggunakan lebih dari 20 macam rempah yang orang Aceh sering menyebutnya kuah beulangong dan daging yang digunakan oleh Kanabu ialah daging kambing tanpa tulang dengan potongan besar. 

Ayam tangkap di Kanabu juga sedikit berbeda ayam tangkap restoran lain. Kanabu memakai ayam kampung yang dimarinasi dengan bumbu spesial dan digoreng dengan daun koja, daun pandan  dan rempah lainnya. Potongan ayamnya cukup besar, satu ekor dibagi menjadi empat bagian. 

"Ayamnya juga merupakan pejantan bukan yang betina, jadi dagingnya itu lebih lembut dan banyak dagingnya. Sama juga dimasak menggunakan 20an rempah Aceh, dan ayam tangkap seperti namanya disajikan nersama daun kari (temurui) dan cabe hijau goreng, jadi dia seperi ditangkap gitu sama rempahnya," terangnya. 

Yang menarik perhatian dari menu-menu yang ditawarkan Kanabu salah satunya adalah sambal ganja. Sambal ganja berbahan dasar cabai, belimbing wuluh, bawang merah, garam, jeruk nipis, dan menggunakan udang khusus. 

Meski sama sekali tidak mengandung ganja, namun sambalnya dapat membuat ketagihan. Dari situlah nama "sambal ganja" didapatkan. (tim redaksi) 

#kuliner
#culinary
#masakankhasaceh
#kulineraceh
#kanabu
#ayamtangkap
#sambalganja

Tidak ada komentar