Breaking News

Naik Lagi, Kasus Positif COVID-19 Bertambah 5869

Ilustrasi (net) 

WELFARE id-Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia pada Selasa (16/8/2022) bertambah 5.869. Sehingga akumulasi positif COVID-19 saat ini sebanyak 6.292.231 kasus. 

Jumlah tersebut merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 112.409 spesimen. Pemeriksaan dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM). 

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seluruh Indonesia dilanjutkan hingga 29 Agustus 2022. Seluruh wilayah Indonesia termasuk Jabodetabek kembali berada di level 1. 

Berdasarkan aturan Inmendagri Nomor 40 Tahun 2022, mal, bioskop, hingga supermarket, diizinkan beroperasi dengan kapasitas 100 persen. Work from office (WFO) juga kembali diperbolehkan 100 persen, dengan ketentuan pegawai sudah divaksinasi COVID-19 dan wajib menggunakan PeduliLindungi. 

Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal menyebut pemerintah tetap memperpanjang PPKM di tengah COVID-19 yang diklaim terkendali, demi menjaga kewaspadaan masyarakat. "Penetapan Level 1 pada seluruh wilayah Jawa-Bali juga berdasarkan pertimbangan dan masukan dari para pakar dengan mempertimbangkan kondisi faktual di lapangan," kata dia dalam keterangan tertulis Selasa (16/8/2022). 

Terpisah, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebut pemulihan ekonomi Indonesia dari ganasnya COVID-19 sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Bahkan Indonesia masuk 3 besar, hanya kalah dan Tiongkok dan India. "Kita adalah the best sesudah China dan India di dalam melewati level GDP dibandingkan negara-negara lain. Bahkan ada negara yang belum pulih sama sekali," katanya dalam konferensi pers RAPBN di Jakarta, Selasa (16/8/2022). 

Sri Mulyani mengatakan, pemulihan ekonomi Indonesia tahun 2021 sudah melewati level pre-COVID dari sisi GDP. Adapun persentasenya adalah 1,6 persen di atas GDP tahun 2019. 

Menurutnya, hanya sedikit negara yang berhasil mencapai level pre-COVID. "Itu hanya sedikit hanya negara yang di atas Indonesia yang sudah mencapai pre-COVID level. Yang lain masih sangat besar tahun ini semester ini sudah 7,1% diatas GDP 2019," sambungnya. 

Bahkan menurutnya, masih ada beberapa negara yang belum pulih sama sekali, misalnya Italia. (tim redaksi) 

#covid19
#updatecovid19
#covidnaiklagi
#ppkm
#ppkmlevel1
#pandemi
#kemendagri
#kemenkeu

Tidak ada komentar