Breaking News

Mississippi Alami Krisis Air Bersih, Gedung Putih Umumkan Keadaan Darurat

Seorang warga membawa air mineral kemasan di mobilnya di Kota Johnson, Negara Bagian Mississippi, AS yang mengalami krisis air. Foto: AFP

WELFARE.id-Krisis air bersih di Negara Bagian Mississippi yang sudah berlangsung cukup lama, makin bertambah parah dampak usai banjir yang melanda wilayah itu. Pasalnya, banjir merusak sistem air yang ada di daerah tersebut. 

Karena makin parahnya krisis air bersih itu, pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan keadaan darurat krisis air di Negara Bagian Mississippi tersebut. Bahkan, Gedung Putih pada Selasa malam (30/8/2022) segera mengirimkan bantuan federal untuk mengatasi krisis tersebut.

”Langkah-langkah perlindungan darurat segera dilakukan, termasuk bantuan federal langsung, yaitu akan diberikan 75 persen pendanaan federal untuk jangka waktu 90 hari,” terang keterangan pers Gedung Putih pada Selasa malam (30/8/2022).

Pemerintah AS juga memberi wewenang kepada Departemen Keamanan Dalam Negeri, dan Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA), untuk mengkoordinasikan semua upaya bantuan bencana untuk Negara Bagian Mississippi. 

Untuk diketahui, Selasa (30/8/2022), Mississippi mengaktifkan Garda Nasional untuk membantu mendistribusikan air ke puluhan ribu penduduk di Kota Jackson setelah pabrik pengolahan air bersih mengalami kerusakan. 

Kerusakan akibat banjir itu menyebabkan sebagian besar wilayah Mississippi mengalami krisis air bersih selama berhari-hari. 

Gubernur Mississippi Tate Reeves mengumumkan keadaan darurat untuk Kota Jackson dan masyarakat sekitarnya. Reeves memperingatkan kepada 180 ribu orang di daerah itu untuk menghindari minum air keran karena kurangnya air bersih layak minum. 

Dia juga memanggil Garda Nasional negara bagian untuk membantu mendistribusikan bantuan ke Kota Jackson yang mengalami cuaca ekstrem yakni hujan deras dan banjir selama akhir pekan ini.

Sementara itu, Direktur Manajemen Darurat Mississippi Stephen McCraney, mengatakan sejumlah mobil tanker mendistribusikan air yang tidak dapat diminum untuk masyarakat Kota Jackson. Sementara air minum dalam kemasan didistribusikan di beberapa lokasi. 

Pemerintah Mississippi mendistribusikan 10 traktor-trailer air pada Selasa (30/8/2022), dan berharap 108 truk tambahan akan datang beberapa hari mendatang untuk membantu masyarakat akibat kekurangan air. 

Untuk diketahui, kerusakan terjadi pada Senin (29/8/2022) ketika air banjir merembes ke pabrik pengolahan air OB Curtis. Sebuah tim darurat telah berupaya memperbaiki kerusakan. 

Sedangkan pejabat kesehatan senior Negara Bagian Mississippi, Jim Craig mengatakan pada Selasa (30/8/2022) kapasitas pengolahan air masih mencapai 40 persen. Pompa air tambahan akan dipasang pada Rabu (31/8/2022) untuk meningkatkan kapasitas lebih lanjut.

Tetapi sistem tersebut masih kekurangan tekanan air yang cukup untuk menjamin layanan air bersih di seluruh kota.  Para pejabat mengatakan, mereka tidak dapat memperkirakan berapa banyak rumah yang terputus dari pasokan air bersih akibat banjir tersebut.

Terputusnya pasokan air bersih  menimbulkan malapetaka bagi bisnis, dan sekolah umum di Kota Jackson. Hampir 21 ribu siswa, terpaksa melakukan kegiatan belajar secara online. Sementara persediaan air minum dalam kemasan di rak-rak supermarket telah habis. 

Polisi yang berada di tempar parkir supermarket memperingatkan orang-orang ketika persediaan air minum kemasan habis. 

Relawan meminta maaf kepada orang-orang ketika mereka tidak lagi memiliki pasokan air minum kemasan untuk diberikan. Mereka meminta warga untuk kembali pada Rabu mulai pukul 5 pagi.

”Perasaan yang menyakitkan ketika Anda tidak memiliki air, terutama ketika Anda memiliki bayi yang baru lahir,” kata Monica Lashay Bass, ibu dari tiga anak yang ikut mengantre untuk mendapatkan air minum kemasan. (tim redaksi)


#krisisair
#airbersih
#mississippi
#amerikaserikat
#kotajohnson
#gedungputih

Tidak ada komentar