Breaking News

Minimalisasi Konflik Pertanahan, 7,33 Juta Hektare Lahan Terlantar Bakal Diambil Alih Bank Tanah

Tanah terbengkalai. Foto: Ilustrasi/ Dok.Kementerian ATR/ BPN

WELFARE.id-Sebanyak 7,33 juta lahan terlantar yang masa berlaku Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB)-nya telah habis bakal diambil alih oleh negara. 

Hal tersebut diungkapkan Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Ekon) Wahyu Utomo.

Nantinya, yang akan bergerak untuk pengambilalihan tersebut adalah bank tanah. "Peran bank tanah ke depan menjadi penting sebagai salah satu agen pembangunan kita. Bank tanah harus bisa memikirkan land value-nya capture," ujar Wahyu dalam forum ilmiah Kementerian ATR/BPN, dikutip Rabu (3/8/2022).

Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan Kemenko Perekonomian, saat ini setidaknya terdapat 7,33 juta hektare lahan HGU dan HGB yang sudah hasil masa berlakunya. 

"Hasil identifikasi kami, tapi masih indikasi saja, tanah terlantar yang sudah habis masa berlaku masa HGU atau HGB-nya. Disini HGU ada sekitar 7,2 juta Hektare, ini perlu di identifikasi lebih lanjut dan HGB nya 103 ribu hektare," sambungnya.

Nantinya, setelah pengambilalihan oleh bank tanah, baru dipikirkan pemanfaatannya untuk apa. "Ini yang menjadi pemikiran kita. Masih kita rumuskan bersama," akunya.

Sehingga pembangunan kedepan, apakah untuk pembangunan infrastruktur, pembukaan lahan untuk lumbung pangan, maupun untuk mendatangkan investasi bisa lebih dipercepat dan tidak lagi ada masalah pembebasan lahan atau konflik pertanahan kedepan. 

"Kami berharap agar bank tanah bisa menjadi modal untuk menerapkan program kebijakan di bidang pertanahan. Sehingga kedepan kita mempunyai sumber tanah dan sumber pembiayaan untuk pembangunan ekonomi yang secara langsung bakal berdampak pada pembangunan yang berkelanjutan," harapnya. (tim redaksi)

#konflikpertanahan
#banktanah
#hgu
#hgb
#pengambilalihan
#diambilalih
#dimanfaatkan
#pembangunanekonomi
#proyekinfrastruktur
#masaberlakuhgudanhgb

Tidak ada komentar