Breaking News

Menkominfo Klaim Lebih dari Setengah Juta Akun Judi Online Sudah Di-Takedown

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate. Foto: Istimewa/ Net

WELFARE.id-Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menegaskan, bahwa kementriannya sudah melakukan take down atau pemutusan pada akses situs judi online. Pemutusan tersebut sudah dilakukan sejak 2018 lalu secara kontinyu. 

"Sejak 2018 sudah setengah juta akun judi di-takedown, lebih dari setengah (juta). Setiap hari kami lakukan patroli siber pembersihan," ujar Johnny kepada wartawan, dikutip Rabu (3/8/2022).

Ia memastikan, sejak awal pihaknya tidak memberi ruang terhadap judi online karena menabrak undang-undang. Namun, dia menyebut sejumlah aplikasi, termasuk game yang melakukan pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), akan dilakukan klarifikasi dan pendalaman.

"Yang daftar PSE kami klarifikasi pendalaman. Apabila ditemukan berkaitan judi daring, tidak ada ruang di Indonesia, harus di-takedown! Mudah-mudahan satu, dua hari selesai. Kami tidak ingin takedown tanpa klarifikasi dan pendalaman," terangnya.

Kementerian Komunikasi beberapa hari terakhir mendapat banyak kritikan, salah satunya disebabkan oleh munculnya sejumlah platform yang diduga judi online terdaftar sebagai PSE lingkup privat. Kritik muncul setelah pada Sabtu, 20 Juli 2022, pukul 00.00 WIB, kementerian mulai memblokir sejumlah situs yang belum juga mendaftarkan diri.

Adapun kewajiban pendaftaran PSE tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang PSE Lingkup Privat. Sejumlah aplikasi yang diblokir sementara yaitu Yahoo.com, Epic Games, Steam, Dita, Counter Strike, Origin, dan Paypal. Untuk Paypal saat ini kementerian tengah membuka sementara blokiran selama lima hari. (tim redaksi)

#kebijakandaftarpselingkupprivat
#kominfo
#menterikominfo
#johnnygplate
#situsjudionlineditakedown
#takedown
#blokir
#pemblokiran
#judionline
#menkominfo

Tidak ada komentar