Breaking News

Meningkat, Semester I Arab Saudi Eksekusi Mati 120 Orang

Ilustrasi (net) 

WELFARE.id-Hukuman mati masih berlaku di kerajaan Saudi Arabia. Organisasi Saudi-Eropa untuk Hak Asasi Manusia (ESOHR) mengatakan, tahun ini eksekusi mati bahkan akan melampaui rekor 186 eksekusi yang dilakukan pada 2019. 

Hal itu setelah pemerintah Kerajaan Saudi pada awal semester tahun ini telah mengeksekusi 120 orang. Laporan dari kelompok HAM melaporkan jumlah 120 kali di awal semester 2022 itu, hampir dua kali lipat dari jumlah yang telah dilakukan selama 2021. 

"Jumlah ini hampir melampaui rekor jumlah eksekusi yang dilakukan pada 2019," ujarnya situs berita pan-Arab, di situs Arab21, dikutip Minggu (21/8/2022). 

Angka statistik yang baru ini, jelasnya, bertentangan dengan komitmen yang diberikan oleh Saudi untuk mengekang penggunaan hukuman mati. Pada tahun lalu, 65 orang dieksekusi di kerajaan - penurunan dari 2020 yang menurut ESOHR sebagian dijelaskan oleh pembatasan virus corona. 

"Jika Arab Saudi terus mengeksekusi orang pada tingkat yang sama selama paruh kedua 2022, maka itu akan melebihi rekor 186 eksekusi pada 2019," kata ESOHR. 

ESOHR menemukan pelanggaran standar pengadilan yang adil dalam banyak kasus. Kelompok tersebut, yang menghadapi hambatan yang mencegahnya menilai semua kasus, mengatakan hal ini menimbulkan pertanyaan tentang keadilan proses pengadilan hukuman mati secara umum. 

Dikatakan eksekusi itu mengidentifikasi penggunaan penyiksaan dan mengungkapkan bagaimana para tertuduh tidak memiliki akses ke pengacara sebelum sesi pengadilan dimulai. Sehingga hal ini mempersulit mereka untuk memperjuangkan kasus mereka. 

"Beberapa dari mereka yang dijatuhi hukuman mati menghadapi eksekusi karena hal-hal yang terkait dengan protes dan kebebasan berekspresi," katanya. 

Pada Maret, Riyadh melakukan eksekusi massal terhadap 81 orang hanya dalam satu hari, sebuah rekor di Arab Saudi. Anggota minoritas Muslim Syiah di kerajaan itu berjumlah 41, atau setengah dari mereka yang dihukum mati pada hari itu. (tim redaksi

#arabsaudi
#hukumanmati
#eksekusimati
#esohr
#hukrim

Tidak ada komentar