Breaking News

Menabung Bareng Pasangan Boleh, Asal Ikuti Rambu-Rambunya

Menabung bareng pasangan. Foto: Ilustrasi/ Shutterstock

WELFARE.id-Keretakan dalam rumah tangga biasanya dipicu dua hal, perselingkuhan dan ekonomi. Dua hal itu seringkali menjadi pemicu pasangan berakhir dalam perceraian.

Begitu pentingnya masalah kesetiaan dan keuangan, mendorong pasangan yang hendak menikah sebaiknya mulai berbagi pandangan soal merancang keuangan yang sehat. 

Relationship coach Lex dePraxis menjelaskan, bahwa sebelum memutuskan untuk menabung bersama pasangan sebelum menikah, sebaiknya pastikan dulu bahwa pandangan terkait keuangan antara kedua belah pihak sejalan.

"Saran saya kalau mau nabung bareng, bisnis bareng, dan segala macamnya, sabar dulu. Ngobrol dulu saja. Ngobrol tentang keuangan sebanyak-banyaknya dulu. Kalau memang sudah sejalan, frekuensinya sama, baru coba taruh uang bareng, bisnis bareng dan lain-lain," jelas Lex, melansir Antara, Senin (15/8/2022).

Sebab, tabungan atau investasi bersama pasangan bukanlah acuan untuk memiliki hubungan yang harmonis. Melainkan sebuah alat untuk membantu membangun kedekatan finansial dengan pasangan.

"Kalau mikir 'nggak bikin tabungan bareng berarti nggak harmonis'. Bukan begitu. Itu hanya alat. Jadi samakan dulu frekuensinya. Kalau jelas sama, baru cari alat instrumen yang membantu membangun kedekatan finansial dengan pasangan," sarannya.

Ia blak-blakan menyebut, banyak orang yang menjalani hubungan serius, lalu melakukan simbol-simbol yang menunjukkan keseriusan. "Contohnya, kayak bisnis bareng yuk. Cepat-cepat ambil langkah. Bikin tabungan yuk, misalnya gitu. Terus langsung ngomongin nikah yuk, gitu. Nah itu terlalu cepat," tambahnya.

Keterbukaan tentang keuangan memang perlu di dalam sebuah hubungan. Namun, Lex menyarankan agar jangan memaksa pasangan untuk buru-buru membuka diri terkait finansial masing-masing.

Hal pertama yang dapat dilakukan adalah dengan bercerita tentang finansial pribadi. Dengan demikian, obrolan pun akan mengalir sehingga kedua belah pihak dapat mengetahui informasi finansial pasangan. 

Akan tetapi, jika memiliki pasangan yang tertutup, ia menyarankan agar dapat memberikan waktu kepada pasangan untuk dapat membuka diri. "Kalau kamu sudah terbuka soal keuangan, tapi dia diam saja, mungkin ada kebiasaan dari kecil. 

Dia tidak terbiasa membicarakan itu. Atau ada pengalaman masa lalu dimana dia cerita, dipakai untuk senjata mempermalukan dia, dan lain-lain. Jadi ada banyak alasan mengapa pasangan nggak bisa terbuka tentang hal-hal yang menurut kita gampang," sebutnya.

Solusinya jangan buru-buru nggak cocok terus bubar. Ajak ngobrol dulu. 

"Misal ada juga topik tentang finansial dari media sosial bersama pasangan. Jadi dijadiin obrolan, pelan-pelan, kalau dia merasa ini adalah hubungan berharga sama kamu, dia akan mulai ikutan. Jadi kasih waktu buat dia menyesuaikan diri ke kamu," sarannya lagi. (tim redaksi)

#merencanakankeuanganbersama
#financialplanner
#menabungbarengpasangan
#investasibersama
#keterbukaansoalkeuangan
#obrolanantarpasangan

Tidak ada komentar