Breaking News

Kasus Pembunuhan Tiga Pria Muslim di New Mexico, Polisi: Korban Dibunuh karena Agamanya!

Ilustrasi police line atau garis polisi dalam kasus pembunuhan. Foto: net

WELFARE.id-Rasisme dan Islamofobia tengah dialami umat Muslim yang tinggal di New Mexico, Amerika Serikat (AS). Polisi New Mexico menyatakan, pembunuhan tiga pria Muslim di New Mexico dalam sembilan bulan terakhir kemungkinan saling terkait. 

Para korban menjadi sasaran pembunuhan karena agama yang dianut dan rasnya. Sebanyak dua anggota masjid yang sama ditembak mati di Albuquerque dalam sepuluh hari terakhir. 

Pejabat polisi New Mexico menyatakan, ada kemungkinan kuat kematian mereka terkait dengan pembunuhan terhadap seorang imigran Afghanistan yang terjadi pada November 2022 lalu.

Dalam ketiga kasus tersebut, para korban disergap dan ditembak tanpa peringatan. "Ada satu kesamaan yang kuat di semua korban kami, ras dan agama mereka,” terang Wakil Komandan Polisi Albuquerque Kyle Hartsock kepada surat kabar Santa Fe New Mexico.

Untuk diketahui, Direktur Perencanaan Kota Espanola yang datang ke AS dari Pakistan Muhammad Afzaal Hussain berusia 27 tahun ditembak mati pada Senin (1/8/2022). Dia ditembak di luar kompleks apartemen tempat dia tinggal  di Kota Albuquerque.

Peristiwa ini menyusul pembunuhan Aftab Hussein berusia 41 tahun dari komunitas besar Afghanistan di Albuquerque. Dia ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak pada 26 Juli 2021 di dekat distrik internasional kota itu.

Kematian tersebut, menurut Hartstock, kemungkinan terkait dengan penembakan Mohammad Ahmadi yang berusia 62 tahun di tempat parkir sebuah supermarket dan kafe halal pada 7 November. 

”Kami tidak pernah merasakan ketakutan sebanyak ini di komunitas (kami)," ujar juru bicara Islamic Center of New Mexico Tahir Gauba.

Kelompok hak-hak sipil Muslim yang berbasis di AS Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) menawarkan hadiah USD5.000 dolar untuk informasi yang mengarah pada penangkapan dan penghukuman orang atau pihak yang bertanggung jawab atas kematian tersebut. 

"Jika motif bias ditentukan, otoritas negara bagian dan federal harus menerapkan tuduhan kejahatan kebencian yang sesuai kepada pelakunya,” ujar Direktur Eksekutif Nasional CAIR Nihad Awad dalam sebuah pernyataannya terkait kematian tiga pria muslim tersebut. (tim redaksi)


#pembunuhan
#umatislam
#tigapriamuslim
#islamofobia
#rasisme
#newmexico
#albuquerque

Tidak ada komentar