Breaking News

Kasus Judi Online Beromzet Rp3,9 Miliar/Hari di Tangerang, Polisi Buru Direktur dan Bandar Besar

Penggeledahan tempat operasional judi online yang dipimpin Ratna di Kabupaten Tangerang, Jumat (26/8/2022). Foto: Dok. Istimewa

WELFARE.id-Jajaran Ditreskrimum Polda Banten terus mengembangkan kasus pengungkapan kasus perjudian dengan omzet Rp3,9 miliar perhari yang dijalankan di wilayah Tangerang. 

Polisi membeberkan peran Ratna alias Ningsih atau RM, 26, perempuan asal Kota Tangerang yang ditangkap lantaran menjadi komisaris sindikat judi yang mengoperasikan 50 situs judi online tersebut.

Kabid Humas Polda Banten, Kombespol Shinto Silitonga Ratna mengatakan peran Ratna yang menjabat sebagai komisaris sebuah perusahaan judi online yang berkedok perusahaan jasa periklanan bernama PT. Medua Ragam Usaha dan PT. Patriot Siber Perkasa.

Kedua perusahaan periklanan itu beralamat di sebuah ruko di daerah Perum Citra Raya, Kabupaten Tangerang. Menurut Shinto juga berdasarkan keterangan Ratna, 50 situs judi online itu sudah beroperasi sejak 2021 lalu. 

"RM ini berperan sebagai bendahara juga. Mengumpulkan setoran harian yang masuk dari para leader yang mengelola 50 website judi online. Dua leader dan 8 karyawan yang mengelola beberapa website itu juga kami tangkap," terangnya juga, Sabtu (27/8/2022).

Karena menjabat koordinator, Ratna mengumpulkan keuntungan harian dari 50 situs judi online yang dikelola para bawahannya. Dia juga menyalurkan kembali uang itu kepada 2 orang atasannya yang kini masih buron.

"Ada 2 orang di atasnya RM ini, satunya adalah direktur dan satunya lagi itu di atasnya direktur yang kita sebut sebagai bandar besar. Nama dan identitas sudah kita ketahui dan akan kita lakukan pengejaran," cetus Shinto juga.

Saat penangkapan, polisi menyita uang hasil setoran perjudian online dari rekening Ratna yang nilainya mencapai sebesar Rp931 juta. 

Sehari sebelumnya, polisi menggeledah sejumlah rumah toko (ruko) milik Ratna yang dijadikan lokasi perjudian di Kabupaten Tangerang, Jumat (26/8/2022).
Penggeledahan ruko di kawasan Perumahan Citra Raya, Kabupaten Tangerang itu berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB yang dilakukan oleh tim penyidik Ditreskrimum Polda Banten.

”Kami periksa semua. Ada 15 ruko yang dijadikan tempat untuk operasional judi online di daerah ini," terang Kasubdit III Ditreskrimum Polda Banten Kompol Akbar Baskoro.

Dari dua ruko yang digeledah, katanya juga, terdapat sejumlah barang bukti berupa jaringan WiFi dan perangkat lainnya sebagai alat pendukung operasi judi online untuk mengakses internet.

"Kami nanti berlanjut juga ke ruko yang lain untuk mencari barang bukti tambahan," jelasnya sambil mengatakan kalau pengungkapan kasus perjudian atau pasal 303 ini jadi atensi pimpinan Polda Banten. 

Sebelumnya, Kamis (25/8), Polda Banten mengungkap 29 kasus perjudian dengan 65 tersangka. Pengungkapan perjudian itu dilakukan oleh Ditreskrimum Polda Banten dan polres di bawah jajaran.

Salah satu kasus perjudian terbesar yang ditangkap Polda Banten adalah perjudian yang dikendalikan oleh Ratna yang beroperasi di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang dengan omzet Rp3,9 miliar/hari. (tim redaksi)

#perjudian
#pasal303
#poldabanten
#ditreskimum
#berantasjudionline
#perumahancitraraya

Tidak ada komentar