Breaking News

Juli, BPOM DKI Sita Kosmetik Ilegal Senilai Rp900 Juta

Ilustrasi. Foto: net

WELFARE.id-Selama Juli 2022, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) DKI Jakarta menemukan kosmetik ilegal senilai Rp900 juta. 

Kepala Balai Besar POM DKI Jakarta Susan Gracia Arpan mengatakan, kosmetik itu ditemukan dalam pengawasan dan penertiban peredaran produk kosmetik tak berizin dan atau mengandung bahan berbahaya di Jakarta periode Juli hingga awal Agustus 2022. 

Penertiban kosmetik ilegal ini, jelasnya, melibatkan lintas sektor terkait yaitu Dinas Kesehatan, Dinas PPKUKM dan Satpol PP di lima wilayah.  "Upaya kolaboratif untuk melindungi kesehatan masyarakat dari peredaran produk kosmetik tanpa izin edar dan mengandung bahan berbahaya," ujarnya di Jakarta, Selasa (9/8/2022). 

BBPOM DKI Jakarta melakukan penertiban yang menyasar sarana distribusi dan sentra penjualan kosmetik. Dalam operasi itu ditemukan 33 sarana atau 49 persen memenuhi ketentuan sedangkan 35 sarana atau 51 persen tidak memenuhi ketentuan dari 68 lokasi yang diperiksa. 

Dari 68 lokasi penertiban itu, ditemukan 883 item produk kosmetik tidak memenuhi ketentuan, dengan total 7.150 buah. Sebanyak 6.992 produk tanpa izin edar, 11 mengandung bahan berbahaya dan 147 komestik kedaluwarsa. Total nilai kosmetik yang tidak memenuhi ketentuan itu mencapai Rp901.342.000. "Kami memberikan sanksi administrasi meliputi peringatan, peringatan keras kepada pihak sarana, serta pengamanan produk yang tidak memenuhi ketentuan," tukasnya. 

Susan menyampaikan, BBPOM selalu mengawasi mutu dan keamanan kosmetik untuk melindungi kesehatan masyarakat. Dia berharap pelaku usaha patuh terhadap peraturan perundang-undangan dalam menjalankan usahanya. "Masyarakat juga diimbau jadi konsumen cerdas dalam memilih pangan aman dengan selalu melakukan CEK KLIK," pungkasnya. (tim redaksi) 

#bpom
#bpomdkijakarta
#kosmetik
#kosmetikilegal
#skincare

Tidak ada komentar