Breaking News

Jangan Percaya Mitos Dilarang Makan Biji Jambu Klutuk, Justru Ini 6 Kebiasaan yang Picu Usus Buntu

Penyakit usus buntu. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Pernah nggak kamu mendengar orang tua mengatakan, jangan suka makan biji jambu klutuk nanti bisa usus buntu. Atau, makan cabai buang bijinya dulu, biar nggak usus buntu.

Itu termasuk mitos yang berkembang di masyarakat, sebagai penyebab penyakit usus buntu. Mari kita kenalan dulu dengan organ tubuh yang sangat penting bagi kesehatan.

Usus buntu atau apendiks merupakan bagian dari usus di dalam tubuh yang berfungsi sebagai pendorong pertumbuhan bakteri baik pada organ tersebut. Hal tersebut membuat organ ini memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan dan sistem kekebalan tubuh seseorang, terlebih pada anak-anak.

"Penyebab penyakit usus buntu ternyata tidak ada kaitannya dengan makanan yang dipercaya masyarakat Indonesia sebagai biang penyakit tersebut," jelas dr. Asri Dwi Rachmawati, Sp.B., Sp. BA., dalam sebuah program talkshow kesehatan radio, dikutip Selasa (2/8/2022).

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit usus buntu, dia pun membeberkan fakta bahwa penyakit tersebut terjadi akibat adanya sumbatan. "Menurut teori, ada sebab peradangan usus buntu ini adalah adanya sumbatan pada saluran di dalam usus buntu," ujar dr. Asri.

Ujung dari saluran organ tersebut memang buntu, sehingga ketika tersumbat akan menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan pada usus buntu. Tekanan yang meningkat ini pada akhirnya akan menyebabkan penyakit usus buntu.

"Kalau si saluran ini tersumbat, ini bisa menyebabkan peningkatan tekanan dalam usus buntu dan akhirnya menyebabkan nyeri," terang sang dokter. Lalu, apa yang membuat sumbatan tersebut terjadi?

Salah satu penyebab sumbatan yang terjadi dalam usus buntu ini adalah kesulitan buang air besar. Melalui penjelasan dr. Asri, feses yang tidak dikeluarkan karena mengalami kesulitan buang air besar akan membuat sumbatan pada saluran usus buntu.

Ini terjadi karena feses kembali masuk pada organ usus dan menekan bagian usus buntu, sehingga terjadi sumbatan yang menyebabkan penyakit usus buntu di kemudian hari. Maka dari itu, kamu harus lebih banyak menyediakan makanan tinggi serat dan cairan agar tidak kesulitan saat buang air besar.

Melansir Healthline, Selasa (2/8/2022), gejala usus buntu lain yang mungkin dirasakan termasuk mual, muntah, sembelit atau diare, tidak bisa kentut, demam, hilang nafsu makan, perut bengkak, dan ingin buang air besar. Lantas, untuk terhindar dari penyakit ini, kebiasaan apa yang harus kita hindari?

1. Jangan menahan diri untuk buang angin

Ini merupakan kebiasaan yang sering dianggap sepele. Namun, nyatanya kebiasaan ini dapat memicu radang usus buntu.

Pasalnya, saat kamu menahan kentut, gas yang berada di dalam saluran pencernaan jadi ikut tertahan. Hal ini mengakibatkan dinding usus menjadi tipis sehingga meningkatkan risiko peradangan pada usus buntu.

2. Jarang buang air besar

Kebiasaan satu ini dapat menyebabkan kotoran menumpuk dan mengeras yang dapat menyumbat usus buntu. Lama-kelamaan bakteri akan berkembang di dalamnya hingga menyebabkan peradangan usus buntu.

3. Malas cuci tangan

Jarang mencuci tangan juga jadi kebiasaan penyebab usus buntu yang lain. Biasakan untuk rutin mencuci tangan. 

Jika tidak, akan ada banyak kuman ataupun cacing yang dapat bertahan di tangan dan tertelan tanpa kamu sadari. Kuman dan cacing yang tertelan ini dapat menyebabkan infeksi saluran cerna yang bisa berbahaya. Radang usus buntu dapat terjadi akibat kuman yang menyebar sampai ke apendiks.

4. Terlalu banyak mengonsumsi daging olahan

Faktanya, ada beberapa jenis daging instan yang justru menjadi pilihan terburuk untuk dikonsumsi setiap hari. Daging olahan memiliki senyawa yang bisa membuat usus buntu meradang. Makanan kalengan ini juga bisa meningkatkan risiko kanker perut dan usus.

5. Sering terpapar polusi udara

Sebuah studi oleh Environmental Health Perspectives mengungkapkan bahwa terpapar polusi udara dapat meningkatkan risiko usus buntu meradang. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh tingkat ozon yang tinggi sehingga membuat kamu lebih rentan terinfeksi bakteri dan virus.

Saat tubuh terinfeksi, bakteri atau virus dapat menyebar ke usus buntu sehingga membuatnya meradang.

6. Kebiasaan jajan sembarangan

Jajan sembarangan tentunya merupakan kebiasaan yang dapat menyebabkan radang usus buntu. Hal ini didorong oleh faktor kebersihan makanan yang tidak terjamin dan mungkin terkontaminasi kuman. (tim redaksi)

#penyakitususbuntu
#jarangcucitangan
#penyebabususbuntu
#kebiasaantidaksehat
#makanankurangbersih
#pencernaan
#susahbab

Tidak ada komentar