Breaking News

Ini yang Perlu Dilakukan Bagi Pasangan Usia 50 ke Atas Bila Ingin Tetap Bahagia

Menua bersama pasangan. Foto: net

WELFARE.id-Ketika seseorang berusia 50 tahun akan banyak hal yang berubah dalam kehidupannya. Perubahan itu yang jelas akan terjadi pada tubuh, keuangan, dan pertemanan. 

Selain ketiga hal itu, ada area lain yang juga harus diperhatikan meski Anda telah berusia 50 tahun ke atas, yaitu hubungan dengan pasangan. Bagi Anda yang telah berusia 50-an ke atas dan masih memiliki pasangan, mungkin merasakan adanya ’pergeseran’ hubungan. Misalnya, terkait dorongan seksual hingga pengasuhan anak.

Jika tidak berhati-hati, hal itu dapat menyebabkan miskomunikasi dan masalah lain antara Anda dan pasangan. Berikut ini enam kesalahan terbesar yang dilakukan pasangan usia 50 tahun ke atas, seperti dilansir laman Best Life, pada pertengahan Agustus:

1. Terlalu Fokus pada Anak dan Cucu
Bagi orangtua, anak-anak memang penting, begitu juga pasangan Anda. "Saya melihat banyak individu menjadi asyik dengan kehidupan anak dan cucu mereka yang menyebabkan mereka meremehkan pentingnya hubungan  dengan pasangan sendiri," kata psikoterapis klinis dan terapis hubungan, Cynthia McKay. Padahal Anda tetap memprioritaskan ikatan dengan pasangan. McKay mendorong lebih sering jalan bersama, makan bersama dan melakukan aktivitas bersama.  

2. Anggapan Kehidupan Seksual Menurun
Tidak semua hubungan seksual menurun dampak usia bertambah. Justru sebaliknya.
"Pasangan di atas usia 50 mungkin percaya bahwa mereka terlalu tua untuk menikmati seks atau terlalu tua untuk orgasme, itu tidak benar," kata pemilik Wisdom Within Counseling, Katie Ziskind. 

Dia mengatakan, apabila Anda berusia di atas 50 tahun dan berjuang untuk mencapai orgasme, terapi keintiman dan pernikahan dapat membantu Anda mengetahui apa yang sedang terjadi dan mendukung pengalaman seksual yang Anda cari. Dengan begitu, Anda dapat menemukan kembali kesukaan maupun ketidaksukaan satu sama lain dan menciptakan pengalaman baru dan lebih baik di kamar tidur.

3. Jujur Masalah Kesehatan
Kejujuran adalah kunci dalam hubungan apa pun terutama dengan pasangan. Sayangnya, CEO dan terapis utama di Naya Clinics, Sam Nabil, memperhatikan beberapa pasangan menjadi kurang jujur seiring bertambahnya usi, bahkan untuk masalah besar seperti kesehatan.  

"Mereka ingin menghindari menjadi beban bagi pasangannya, terutama ketika pasangannya sedang menjalani tantangan paruh baya mereka sendiri," kata Nabil. Dia juga mengatakan, menangani masalah kesehatan sebagai sebuah tim adalah suatu keharusan. Pasangan Anda layak mendapatkan kejujuran penuh dari Anda dan Anda layak menjadi seseorang yang dapat diandalkan selama masa-masa sulit.

4. Rencanakan Pensiun
Pensiun menyebabkan perubahan besar dalam gaya hidup sehingga Anda dan pasangan harus mempersiapkannya dengan baik. "Meskipun pasangan mungkin secara finansial 'teratur', mereka sering tidak menyadari (atau bersiap untuk) tantangan yang muncul ketika pekerjaan tidak lagi menjadi fokus utama dalam hidup mereka," kata psikolog klinis Carla Marie Manly. 

Dia menyebut, pasangan sering berakhir bertengkar satu sama lain sebagai akibat menghabiskan terlalu banyak waktu bersama, memiliki minat pribadi yang tidak mencukupi, atau memiliki terlalu sedikit minat bersama. Idealnya, kata Manly, Anda dapat merencanakan ke depan untuk menemukan upaya bersama dan mandiri yang baru. Manly menyarankan hal-hal seperti menjadi sukarelawan, program olahraga, pertemanan, dan perjalanan.

5. Merangkul Kepuasan
Anda tahu hal klise dari pasangan tua yang selalu bertengkar atau tidak berbicara? Hindari itu di semua sisi. "Kesalahan paling umum yang kita lihat dilakukan oleh pasangan jangka panjang di atas usia 50 dalam hubungan mereka adalah menjadi 'puas', sampai pada titik di mana mereka tidak peduli untuk memperbaiki atau mengatasi masalah," kata terapis berlisensi di Healthy Habits Therapy di Charleston, Carolina Selatan, Cierra Fisher. 

Menurut dia, Anda perlu membalikkan keadaan dengan mengatasi masalah atau ketidakpuasan apa pun yang Anda miliki dalam hubungan. Kemudian, bekerja sama untuk membuat rencana aksi yang menargetkan dan pada akhirnya menghilangkan masalah tersebut.
"Ini akan menghasilkan hubungan yang lebih memuaskan, lebih bahagia, dan lebih sehat di usia berapa pun," ujarnya.

Jadi jika Anda tidak bahagia dalam hubungan Anda, baiknya mencoba konseling bersama pasangan Anda. Intinya, tua pasti akan dialami semua makhluk hidup tapi bagaimana cara mengakali agar hidup tetap bahagia bersama pasangan. (tim redaksi)


#kehidupan
#pasanganhidup
#usiabertambah
#hidupbahagia
#hidupsehati
#hinggaakhirhayat

Tidak ada komentar