Breaking News

Heboh, Pohon Koka Bahan Pembuat Kokain ada di Kebun Raya Bogor, Ini Faktanya!

Penangkapan pengekspor biji kokain (net) 

WELFARE.id-Pengakuan mengejutkan dari pelaku kasus narkotika berinisial SDS (51) yang ditangkap Polda Metro Jaya. Pelaku mengaku mendapatkan bahan atau biji kokain dari tanaman yang ada di Kebun Raya Bogor (KRB). 

Menanggapi hal itu, Polda Metro Jaya mengaku telah menelusuri pohon koka di Kebun Raya Bogor yang disebut menjadi bibit dari biji kokain yang diselundupkan tersangka. Hasil dari penelusuran itu diketahui pohon koka tersebut sudah mati. 

"Kalau masalah yang di Kebun Raya Bogor bahwa pohonnya di sana sudah mati tahun 2022 ini dan memang ada izinnya. Kemarin waktu kami cek ke sana, kami lihat kemarin sudah meranggas (pohonnya). Sudah mati," kata Kepala Subdirektorat III Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Danang Setiyo Pambudi kepada wartawan, dikutip Jumat (12/8/2022). 

Di Kebun Raya Bogor hanya memiliki tanaman Erythroxylum Novogranatense (Amerika Selatan) dan Erythroxylum Cuneatum (lokal Indonesia). "Masing-masing ada 1 pohon yang merupakan sejenis dengan tanaman Erythroxylum Koka," ujarnya. 

Sejarah pohon tersebut merupakan hasil pertukaran biji antara Kebun Raya Bogor dengan Kebun Raya Kongo Belgia pada tahun 1927. Tahun 1928 biji tersebut ditanam dan tumbuh di Kebun Raya Bogor. 

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Mukti Juharsa menyatakan, SDS memang memiliki latar belakang sebagai alumni Institut Pertanian Bogor (IPB). Terkait pengakuan SDS soal temuan di Lembang, polisi memang menemukan pohonnya. Pohon koka di sana, kata Mukti, dipakai untuk penelitian dimulai sejak tahun 1978. "Kami sudah cek kepada otoritas di Lembang, betul itu untuk penelitian itu dimulai dari tahun 1978 sampai sekarang masih berlaku," ucap Mukti menambahkan. 

Sebelumnya, pengekspor biji kokain yang dicokok polisi, SDS (51) kepada penyidik mengaku telah menanam pohon koka sejak tahun 2003. SDS mengeklaim awalnya mendapat biji koka dari Kebun Raya Bogor. 

"Dari keterangan tersangka bahwa barang bukti tersebut didapatkan dari hasil menanam tanaman koka yang bisa tumbuh besar di rumahnya sejak tahun 2003. Tersangka awalnya bisa menanam pohon koka dari biji koka yang dia dapatkan dari mengambil biji-biji koka dari tanaman pohon koka di area terbuka Kebun Raya Bogor," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Endra Zulpan 

Untuk diketahui, petugas Polda Metro Jaya serta Bea dan Cukai menggagalkan ekspor biji kokain dari dalam negeri ke luar negeri. Dalam kasus ini, seorang pelaku dicokok polisi. ,"Kami sudah tangkap satu tersangkanya, dia yang ngirim," kata Danang Setiyo Pambudi kepada wartawan beberapa waktu lalu (tim redaksi) 

#bijikoka
#bijikokadikebunrayabogor
#bijikokabahandasarkokain
#kebunrayabogor
#penyelundupanbijikoka
#narkotika

Tidak ada komentar