Breaking News

Gigi Berlubang Ternyata Bisa Menular, Lewat Ciuman dan Bertukar Sendok Makan

Gigi berlubang. Foto: Ilustrasi/ Net

WELFARE.id-Beberapa waktu lalu, media sosial TikTok sempat dihebohkan dengan sebuah video seorang dokter gigi yang merasa khawatir setelah berciuman dengan suaminya. Sebab sang suami memiliki gigi berlubang dan dianggap menular.

Dalam unggahannya, tertulis keterangan video yang mengatakan bila kondisi gigi berlubang dapat menularkan kepada orang lain. Benarkah demikian? 

Melansir Insider, Kamis (11/8/2022) berciuman bisa menularkan banyak penyakit. Salah satunya, menularkan bakteri ke mulut orang lain.

Selain itu, dampak gigi berlubang dapat menyebabkan bau mulut, penyakit gusi, dan peningkatan penumpukan plak jika tidak rajin merawat gigi. Bakteri penyebab gigi berlubang dan gigi busuk disebut Streptococcus mutans. 

Bakteri ini bisa menular seperti halnya bakteri pilek atau flu yang menyebar dari satu orang ke orang lain. Bagaimana cara menularkannya?

Tentu saja melalui kontak dengan orang yang punya gigi berlubang. Peneliti mengungkapkan, jika seseorang berciuman dengan orang yang memiliki gigi berlubang akibat terinfeksi Strep mutans, maka bakteri ini akan berpindah dan menyebabkan gigi berlubang pada orang tersebut.

Hal ini juga bisa terjadi pada orang tua dengan anaknya jika ia saling berbagi sendok. Menurut peneliti, berbagi alat seperti perlengkapan mandi atau makan bersama, serta melakukan kegiatan lain yang bersama dapat memindahkan partikel air liur dari satu mulut ke mulut lainnya.

Gigi berlubang ini awalnya berasal dari gigi berongga. Gigi berongga adalah kerusakan di bagian gigi yang berkembang menjadi lubang.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh kombinasi dari beberapa faktor seperti tidak membersihkan gigi dengan baik, sering mengemil, adanya plak di gigi, serta kerusakan gigi yang terjad terus menerus. 

"Gigi berlubang atau berongga adalah salah satu penyakit yang bisa menular, meski demikian Anda sebenarnya bisa mencegah hal tersebut," ujar Gigi Meinecke, DDS, juru bicara dari Academy of General Dentistry, melansir Menshealth.com, Kamis (11/8/2022).

Menyikat gigi di pagi hari dan sesaat sebelum tidur belum cukup untuk membersihkan gigi. Karena seseorang tetap harus menyikat gigi setiap kali selesai makan untuk membersihkan bakteri di mulut yang juga ikut makan.

"Ketika bakteri tersebut mengonsumsi sisa-sisa makanan di gigi akan menghasilkan asam, dan nantinya asam inilah yang menyebabkan gigi berongga. Jika Anda tidak membersihkan gigi diantara waktu makan, maka gigi akan berada dalam lingkungan asam sepanjang hari dan asam ini akan menggerogoti gigi," ungkap Meinecke.

Masalah gigi berlubang umumnya terjadi pada anak-anak, tapi sebenarnya siapa saja bisa mengalami termasuk bayi, orang dewasa, ataupun orang yang sudah tua. Jika gigi berlubang ini tidak ditangani dengan baik, maka akan memicu terjadinya pembusukan lebih parah yang dapat menyebabkan sakit gigi, infeksi, kehilangan gigi atau komplikasi lain. (tim redaksi)

#gigiberlubang
#masalahgigi
#pembusukangigi
#gigiberlubangbisamenular
#bakterijahat
#baumulut
#dampakgigiberlubang

Tidak ada komentar