Breaking News

Gempa Magnitudo 5,1 di Kecamatan Sumur tak Timbulkan Kerusakan, BPBD: Tidak Ada Korban

Ilustrasi seismograf alat pencatat gempa bumi. Foto: net

WELFARE.id-Gempa dengan magnitudo 5,1 yang terjadi pada Jumat (5/8/2022) pukul 16.23 WIB yang berpusat di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, tidak menimbulkan kerusakan fisik.

Itu diungkapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang yang mengatakana kalau pusat gempa berada di kedalaman 140 kilometer (km) dengan titik koordinat gempa di  Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, yaitu pada 7.76 Lintang Selatan (LS) dan 104.95 Bujur Timur (BT).

"Kami sampai siang ini belum menerima laporan adanya kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa atau luka-luka di Kecamatan Sumur yang merupakan pusat gempa tektonik yang terjadi pada Jumat (5/8/2022)," terang Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD KabupatenPandeglang Lilis, Sabtu (6/8/2022).

Gempa 5,1 itu juga tidak menimbulkan tsunami, namun masyarakat pesisir selatan Pandeglang diminta waspada jika terjadi gempa susulan. Selama ini, katanya juga, wilayah pesisir Kabupaten Pandeglang memang rawan gempa tektonik.

Lilis juga mengatakan, saat ini masyarakat pesisir pantai Kecamatan Sumur kondisinya seperti biasa dan tidak terdampak adanya gempa tektonik tersebut. Bahkan kegiatan masyarakat pada malam hari usai gempa relatif normal dan banyak nelayan melaut.

Bahkan, katanya juga, masyarakat Kecamatan Sumur sudah biasa merasakan gempa bumi tersebut. Sebab, katanya juga, guncangan gempa itu berlangsung hanya beberapa detik sehingga tidak mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa maupun luka-luka. 

”Tapi kami minta warga tidak panik saat terjadi gempa tektonik berkekuatan magnitudo 5,1, karena relatif aman dan tidak menimbulkan kerusakan," cetus Lilis juga.

Sementara itu, Mak Dairoh, 65 tahun, warga Desa Kertamukti, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang mengaku dirinya bersama keluarga melaksanakan kegiatan seperti biasa dan tidak terdampak gempa. 

Padahal, jarak rumahnya dengan pantai hanya beberapa meter saja. Ia juga menyebut bahwa masyarakat pesisir di daerah itu tidak panik dan sudah biasa menghadapi gempa tektonik yang terjadi.

”Saat ini, kami yakin dampak gempa magnitudo 5,1 masih aman. Tapi kalau gempa magnitude 6,6 yang terjadi awal tahun 2022 memang parah. Membuat rumah kami rusak berat," cetusnya. (tim redaksi)


#gempabumi
#gempatektonik
#kecamatansumur
#kabupatenpandeglang
#provinsibanten
#bpbdpandeglang
#tidakberdampaktsunami

Tidak ada komentar