Breaking News

Gegara Vape, Paru-Paru Pria Ini Bocor, Yuk Kenali Ciri-Cirinya

Ilustrasi 

WELFARE.id-Kasus pengguna vape atau rokok elektronik yang mengalami paru-paru bocor masih terus terjadi. Kali ini pria asal Indonesia mengalami hidropneumotoraks akibat kebiasaan merokok dan ngevape. 

Spesialis paru dari RS Paru Persahabatan dr Agus Dwi Susanto, SpP, menceritakan pengalamannya menangani pasien muda dengan keluhan sesak napas tak kunjung usai selama 3 hari. Saat diperiksa, pasien pria berusia 23 tahun itu juga tak ada riwayat asma atau TBC. 

Dicari-cari penyebabnya. TBC tidak ada, kanker tidak ada," beber dr Agus dalam konferensi pers Komnas Pengendalian Tembakau, dikutip Minggu (14/8/2022). 

Ternyata setelah ditelusuri, pasien memiliki riwayat merokok sejak 10 tahun lalu dan dalam 1 tahun terakhir menggunakan rokok elektrik dengan 50 hisap per hari. 

Hasil rontgen dada menunjukkan ada hidropneumotoraks. Setelah dipasangi selang dan dikeluarkan cairan di paru-parunya, dokter menyarankan agar pasien berhenti merokok dan vape. Pasien akhirnya setop mengonsumsi vape dan rokok, sampai sekarang tak lagi ada keluhan. 

"Akhirnya pasiennya dikeluarkan cairannya, dipasangi selang (paru-parunya) setelah itu disuruh stop vaping, setelah itu sembuh. Jadi memang penyebabnya terkait dengan vaping," katanya. 

Paru-paru bocor adalah kondisi ketika udara bocor dari paru-paru dan memenuhi pleura atau ruang di sela-sela paru dan dinding dada. Dilansir dari MayoClinic, masalah kesehatan yang dikenal dengan istilah medis pneumotoraks ini bisa membuat sebagian atau kedua bagian paru-paru kolaps atau tidak dapat mengembang ketika penderita menarik napas. 

Penyebab paru-paru bocor bisa berasal dari penyakit paru-paru, cedera dada, sampai kebiasaan merokok. Untuk meningkatkan kewaspadaan pada gangguan kesehatan ini, kenali gejala paru-paru bocor yang pantang disepelekan. 

Dilansir dari PennMedicine, ada beberapa ciri-ciri paru-paru bocor yang perlu diwaspadai, antara lain: 

• Dada sakit rasanya seperti ditusuk benda tajam, terutama saat digunakan untuk menarik napas dalam-dalam dan batuk 

• Nyeri dada terkadang menjalar sampai ke bahu 

• Sesak napas 

• Hidung mengembang 

• Kulit pucat atau berwarna kebiruan 

• Pusing 

• Mudah lelah 

• Napas jadi lebih cepat dibandingkan biasanya 

• Detak jantung cepat 

• Hilang kesadaran atau hampir pingsan 

Di beberapa kasus yang cukup parah, gejala paru-paru bocor juga bisa sampai menimbulkan syok atau kegagalan peredaran darah yang ditandai dengan tekanan darah turun secara drastis. 

Dilansir dari MedicalNewsToday, banyak kasus masalah kesehatan ini yang tidak terdeteksi. Pasalnya, gejala paru-paru bocor terkadang mirip penyakit paru-paru lainnya. 

Namun, dokter bisa mendeteksi paru-paru bocor lewat pemeriksaan napas dengan steteskop. Sebelum menegakkan diagnosis paru-paru bocor, dokter biasanya juga menyarankan penderita menjalani tes analisis gas darah, pemeriksaan rontgen dada, CT scan, atau ultrasound. 

Paru-paru bocor yang tidak segera ditangani bisa menyebabkan komplikasi infeksi parah atau penumpukan cairan di paru-paru yang dapat berdampak fatal. 

Tidak ada cara mencegah paru-paru bocor. Tapi, Anda bisa menurunkan risiko terkena masalah kesehatan ini dengan tidak merokok. 

Jika Kamu mendapati gejala paru-paru bocor, segera cari pertolongan medis ke layanan kesehatan terdekat. Terutama jika Anda pernah mengalami gangguan kesehatan ini sebelumnya. (tim redaksi

#paruparu
#paruparubocor
#bahayarokok
#bahayavapr
#dokterspesialisparu
#kesehatan

Tidak ada komentar