Breaking News

Fitur Reels Lebih Populer untuk Promosi dan Jualan, Facebook Tutup Live Shopping Per 1 Oktober 2022

Fitur Instagram Reels. Foto: Ilustrasi/ iStockphoto

WELFARE.id-Facebook akan menutup fitur Live Shopping (belanja langsung), 1 Oktober 2022 mendatang. Hal tersebut diumumkan dalam situs web perusahaan, bahwa acara belanja langsung di Facebook akan segera ditutup.

Fitur yang belum cukup familiar di kalangan pengguna Facebook itu, memungkinkan pemilik Facebook Business memamerkan produk mereka dalam video langsung kepada pengikut atau followers. Pedagang dapat memberi tahu para followers halaman mereka tentang sesi belanja langsung yang akan datang dan menerima pembayaran melalui Messenger.

Namun sayang, pebisnis pengguna media sosial lebih ramai membanjiri Instagram Reels atau Instagram Live untuk menawarkan dagangannya ketimbang via Facebook. Dianggap mubazir, Meta pun akhirnya memilih menutup fitur Live Shopping di Facebook.

Sebagai pengganti fitur tersebut, Meta meminta pedagang untuk mempertimbangkan menampilkan produk mereka melalui Reels, iklan Reels, dan penandaan produk di Reels Instagram. "Karena perilaku menonton konsumen beralih ke video bentuk pendek, kami mengalihkan fokus kami ke Reels di Facebook dan Instagram, produk video bentuk pendek Meta," tulis Meta dalam postingannya, dikutip dari Engadget, Jumat (5/8/2022).

Tidak mengherankan bahwa Meta mendorong lebih banyak pedagang untuk menggunakan Reels, mengingat fakta bahwa fokus perusahaan saat ini adalah pada konten orisinil di Reels dan bersaing dengan TikTok sebagai platform video pendek. Banyak pengguna yang kecewa karena tidak bisa melihat teman-teman mereka berjualan. 

Instagram dan Facebook terus menekankan iklan in-feed dan posting yang disarankan di feed pengguna. Selama dua tahun terakhir, status TikTok sebagai aplikasi penguasa Gen Z telah membuat platform media sosial lainnya membuat beberapa perubahan strategis untuk melayani audiens yang lebih muda.

Mengingat kerugian pendapatan kuartalan pertama Meta sejak go public, CEO Mark Zuckerberg menunjuk Reels di Facebook dan Instagram sebagai bagian penting dari rencana pemulihan perusahaan. Pengguna Instagram sekarang menghabiskan hampir 20 persen waktu mereka di aplikasi untuk menonton Reels, meskipun kemungkinan sebagian besar waktu ini dihabiskan untuk menonton TikTok yang diposting ulang.

Sementara itu, Meta terus mendorong pengguna untuk membuat lebih banyak konten orisinal di Reels. Dalam sebuah video baru-baru ini, kepala Instagram Adam Mosseri mengatakan lebih banyak platform akan menekankan video "dari waktu ke waktu". 

Meskipun ada kritik dari pengguna yang kehilangan fokus Instagram sebelumnya yakni foto. Bulan lalu, Instagram mulai menguji secara otomatis mengubah video yang dibagikan di akun Instagram publik menjadi Reels dan menambahkan sejumlah template dan alat untuk mempermudah membuat Reels. (tim redaksi)

#facebook
#fiturliveshoppingdistop
#instagramreels
#fiturreels
#pedagang
#promosibisnis
#videopromosi

Tidak ada komentar