Breaking News

Fantastis! Polda Banten Ungkap Omzet Judi Online Rp3,9 Miliar per Hari di Tangerang

Polisi menanyai Ratna, bos judi online di Tangerang dengan omzet Rp3,9 miliar perhari saat konferensi pers, Kamis (25/8/2022). Foto: Istimewa

WELFARE.id-Pengungkapan kasus perjudian atau pelanggaran pasal 303 terus dilakukan Polda Banten. Terbaru, kepolisian mengungkap bisnis judi online dengan omzet Rp3,9 miliar per hari. Dalam kasus itu, polisi membekuk pengendali bisnis haram tersebut.

Dia adalah Ratna alias Ningsih alias RM, wanita berusia 26 tahun. Ratna menjalankan bisnis perjudiannya itu sejak tahun 2021 di sebuah rumah di Cluster Taman Puspa, Perumahan Citra Raya Cikupa, Kabupaten Tangerang, dan Apartemen di Modernland Kota Tangerang.

Ratna menjalankan 50 situs judi online dari server yang ada di Kamboja tapi beroperasi di Tanah Air bersama 10 orang rekannya. Modus usahanya adalah jasa periklanan. 

Untuk diketahui, Ratna  merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang sempat bekerja di Kamboja sebagai operator judi online. Dia lantas pulang ke Indonesia dan mengembangkan bisnis judi online di sini.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombespol Shinto Silitonga mengatakan pengungkapan sindikat Ratna ini berasal dari laporan masyarakat. Usai ditangkap dan disita sejumlah barang bukti, Ratna kemudian dihadirkan di Markas Polda Banten saat konferensi pers pada Kamis sore (25/8/2022).

Dari pengungkapan 29 kasus judi ini, penyidik berhasil menyita uang Rp947.585.500. Dan terbanyak dari sindikasi judi online yang dikelola oleh Ratna dengan kedok perusahaan periklanan yakni sebesar Rp931 juta. 

”Ratna masuk secara struktural perusahaan, sebagai kordinator sindikat judi online di Tangerang," terang Shinto, dalam keterangan resminya, Jumat (26/8/2022).

Shinto juga mengatakan judi online yang dikelola oleh Ratna beroperasi di dua wilayah yakni Kabupaten Tangerang yang berada di wilayaj hukum Polda Banten dan Kota Tangerang di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Karena cuaca yang panas saat konferensi pers, Ratna diduga tidak kuat. Musababnya proses ekspose kasus judi online itu berlangsung lebih dari dua jam lamanya.

Diduga Ratna tidak kuat dengan suasana panas, apalagi dia harus menghadapi puluhan jurnalis yang mengekspos dirinya terkait kasus perjudian yang dia kelola.

Tiba-tiba tubuh Ratna terhuyung-huyung saat mau dibawa ke mobil tahanan untuk dibawa ke tahanan. Akibatnya Ratna pingsan. Ratna tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke dalam ruangan Polda Banten. (tim redaksi)

#poldabanten
#eksposperjudian
#kasus303
#judionline
#omzetjumbo
#kamboja
#apartemenmodernland
#citrarayacikupa

Tidak ada komentar