Breaking News

Duh! Harga Telur dan Daging Ayam Meroket

Ilustrasi (net) 

WELFARE id-Harga telur ayam mengalami kenaikan yang signifikan di pasaran. Mengutip data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), Kamis (18/8/2022), harga telur terpantau masih tinggi, misalnya di DKI Jakarta Rp31.000/kg, Jawa Barat Rp31.000/kg, Kalimantan Utara Rp31.700, Nusa Tenggara Barat Rp32.050/kg, Nusa Tenggara Timur Rp32.150/kg, Gorontalo Rp32.850/kg, Maluku Utara Rp32.900/kg, Maluku Rp39.600/kg. 

Sementara itu, harga daging ayam dijual hampir Rp40.000/kg. Misalnya di Maluku Utara Rp38.000/kg, Nusa Tenggara Barat Rp39.000/kg, Kalimantan Utara Rp40.000/kg, Sumatera Barat Rp41.300/kg, Papua Rp41.400/kg, Kalimantan Selatan Rp42.650/kg, Papua Barat Rp43.350/kg. 

Paguyuban Peternak Rakyat Nusantara (PPRN) mengatakan berdasarkan informasi yang diterima, kenaikan harga telur karena tingginya permintaan untuk pengadaan bantuan sosial atau bansos. "Kemarin saya cek ke teman-teman, alasannya ada permainan pedagang. Jadi kemarin mereka beli sebanyak-banyaknya, tiba-tiba kan ada bansos. Permintaan banyak di bansos, stok banyak, tiba-tiba naik harganya," ujar Ketua PPRN Alvino Antonio, Jumat (19/8/2022). 

Sementara dari sisi peternakan, kenaikan harga telur sudah terjadi pada pekan lalu, di mana kenaikan harga dari lebih dari Rp25.000/kg menjadi Rp27.000/kg. 

Hari Rabu, minggu lalu tiba tiba Rp1.000 sampai Rp1.500. Jadi dari lebih dari Rp Rp25.000 lebih sampai Rp27.000," lanjutnya. 

Meski begitu, Alvino mengatakan sebenarnya harga telur beberapa bulan belakangan ini sudah relatif naik. Walaupun kenaikannya tidak sebesar hari ini. Faktor pendorong kenaikan harga telur beberapa bulan ini karena harga bibit ayam petelur yang tinggi. Kemudian, adanya penurunan populasi ayam petelur karena sebelumnya banyak peternak yang bangkrut. 

"Sebelum setinggi hari ini, harga telur memang sudah stabil tinggi. Itukan karena diduga populasi berkurang karena sebelumnya peternak mandiri sudah mengalami kerugian banyak," imbuhnya. 

"Di tambah karena harga DOC layer atau bibit (anak ayam) petelur juga mahal antara Rp14.000-15.000. Paling rangenya ya Rp14.500," jelasnya. 

Karena tingginya harga telur saat ini, diakui oleh Alvino para peternak merasa senang karena mendapat untung lebih banyak. Namun, di sisi lain keuntungan yang didapat membebani konsumen dengan harga telur di pasar yang tinggi. (tim redaksi) 

#hargatelur
#hargadagingayam
#hargatelurnaik
#hargadagingayamnaik
#hargatelurmeroket
#peternaktelur

Tidak ada komentar